Polisi Siap Jerat Pelaku Perang Sarung dengan KUHP

Selasa, 4 Maret 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang, Beritafakta.id – Kepolisian Resor (Polres) Batang, Jawa Tengah, menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku perang sarung. Bahkan, pihaknya akan memproses hukum secara tegas jika terbukti melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana menyatakan, bahwa perang sarung bukan lagi dianggap sebagai kenakalan remaja biasa. Pasalnya, dalam aksinya, pelaku sering menyisipkan benda-benda berbahaya ke dalam sarung untuk melukai lawan.
“Fenomena ini sering muncul saat memasuki bulan puasa dan meresahkan masyarakat. Ini adalah tindakan serius dan tidak bisa dianggap lagi sebagai kenakalan remaja biasa,” kata Edi Rahmat Mulyana di Batang, Senin (25/3/2025).

Menurutnya, kepolisian telah menerima banyak laporan terkait perang sarung di beberapa titik. Oleh karena itu, petugas terus meningkatkan patroli untuk mencegah aksi tersebut. Polres Batang, kata dia, akan mengambil tindakan hukum terhadap para pelaku yang terlibat dalam perang sarung.
Kapolres yang didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Imam Muhtadi menjelaskan, pelaku berpotensi dikenai pasal-pasal dalam KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Pelaku tawuran perang sarung bisa dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 76C, Pasal 80 ayat (1) dan (2), serta Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Lebih lanjut, Edi Rahmat Mulyana menegaskan, jika aksi perang sarung tersebut mengakibatkan korban jiwa, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Selain penegakan hukum, Polres Batang juga mengedepankan pendekatan pembinaan dengan melibatkan orang tua, guru, dan perangkat desa agar upaya pencegahan bisa berjalan lebih efektif.

Kapolres mengimbau orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak mereka saat di luar rumah, terutama selama bulan puasa.
“Awasi kegiatan mereka, jangan sampai terlibat dalam aksi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pesan AKBP Edi Rahmat.

Dengan langkah tegas ini, Polres Batang berharap dapat meminimalisir aksi perang sarung yang kerap terjadi menjelang dan selama bulan Ramadhan, serta menciptakan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat.

Berita Terkait

GeoDipa berikan Penghargaan Kepada Sekolah dan Lembaga Pendidikan yang Aktif Mengedukasi Program Pengembangan Panas Bumi
Sapala Consultant Turun Tangan Ringankan Korban Bencana Sumatra
Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Aceh untuk Kedua Kalinya, serta Pimpin Ratas Percepatan Pemulihan
Pagelaran HUT Kota Tangerang Selatan ke-17 Gaungkan Semangat Pemuda Rukun dan Berbudaya
DPRD Tangsel Dukung Inisiatif KMB Perkuat Ruang Ekspresi Budaya dan Pendidikan Pemuda
Dorong Birokrasi Maju, Menteri Rini Serukan Penyatuan Arah Perencanaan Kinerja
Aturan Teknis Disepakati, Ini Rincian Tindak Lanjut PMK 81/2025 untuk Pembayaran Kegiatan Dana Desa
Kementerian PU Tetapkan Target Infrastruktur 2027: Air, Irigasi, Jalan, dan Sanitasi Jadi Prioritas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:06 WIB

GeoDipa berikan Penghargaan Kepada Sekolah dan Lembaga Pendidikan yang Aktif Mengedukasi Program Pengembangan Panas Bumi

Senin, 8 Desember 2025 - 18:37 WIB

Sapala Consultant Turun Tangan Ringankan Korban Bencana Sumatra

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:37 WIB

Pagelaran HUT Kota Tangerang Selatan ke-17 Gaungkan Semangat Pemuda Rukun dan Berbudaya

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:53 WIB

DPRD Tangsel Dukung Inisiatif KMB Perkuat Ruang Ekspresi Budaya dan Pendidikan Pemuda

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:41 WIB

Dorong Birokrasi Maju, Menteri Rini Serukan Penyatuan Arah Perencanaan Kinerja

Berita Terbaru

daerah

Peduli Pendidikan, DWP Brebes Serahkan Bantuan ATS

Selasa, 9 Des 2025 - 09:48 WIB