BIADAB! Delapan Preman Keroyok Wartawan Saat Liputan Dugaan Kandang Ayam Ilegal di Subang

Kamis, 10 April 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang Jabar, Beritafakta.id – Aksi kekerasan terhadap jurnalis kembali mencoreng dunia pers Indonesia. Kali ini, korban adalah Hadi Hadrian (46), wartawan media Hadejabar, yang dikeroyok secara brutal oleh delapan orang preman saat menjalankan tugas peliputan investigatif di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Rabu (9/4/2025).

Peristiwa nahas ini terjadi saat Hadi Hadrian tengah menuju lokasi kandang ayam yang diduga beroperasi secara ilegal selama tiga tahun terakhir. Kedatangan Hadi ke lokasi itu untuk menindaklanjuti laporan warga mengenai dugaan pencemaran lingkungan dari kandang tersebut.

Namun belum sempat melakukan wawancara atau mengambil dokumentasi, Hadi justru menjadi korban pengeroyokan. Ia mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala, hidungnya patah, serta dada penuh memar akibat pukulan bertubi-tubi yang dilakukan para pelaku.

“Saya baru saja memarkirkan mobil. Tiba-tiba sebuah mobil mewah warna hijau—yang diduga milik pemilik kandang—mengadang saya. Saat saya sedang berbicara dengan pemilik mobil tersebut di bawah plang kandang ayam, tiba-tiba datang sekelompok pria dan langsung memukuli saya,” ungkap Hadi dengan suara lemah dari ruang IGD RSUD Ciereng, Subang.

Hadi menjelaskan bahwa ini merupakan kunjungan keduanya ke lokasi. Sebelumnya, ia hanya sempat bertemu dengan penjaga kandang dan belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak manajemen.

“Saya hanya ingin konfirmasi soal perizinan kandang ayam petelur yang kabarnya jumlah ayamnya mencapai 30 ribu ekor. Bukannya mendapat jawaban, saya malah diperlakukan seperti binatang,” tegas Hadi.

Akibat serangan biadab tersebut, Hadi kini dirawat intensif di RSUD Ciereng. Ia telah melaporkan kejadian ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menangkap pelaku.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), H. Dadang, mengecam keras aksi brutal tersebut. Ia menilai tindakan kekerasan terhadap jurnalis adalah bentuk pengkhianatan terhadap demokrasi dan kebebasan pers.

“Kami mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap delapan pelaku pengeroyokan ini. Jangan biarkan para preman mengintimidasi dan mengancam keselamatan wartawan yang menjalankan tugas jurnalistiknya,” tegas H. Dadang.

Kekerasan terhadap wartawan seperti ini menambah panjang daftar kelam perlakuan tidak manusiawi yang dialami para jurnalis di lapangan, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Persatuan wartawan dan pegiat hak asasi manusia pun diharapkan bersatu menekan aparat hukum agar tidak pandang bulu dalam menegakkan keadilan atas kasus ini.

Berita Terkait

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan
Bupati Amalia: Pasar Ikan Lengkong Perkuat Peran Strategis Banjarnegara di Program Nilasari.
Wujudkan Indonesia Asri, Sinergitas TNI-Polri Kompak Bersihkan Pantai Randusanga Indah
Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Brebes Gelar Pasar Murah
Melalui Zoom, Presiden Luncurkan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Pangan, Polres Kendal Siap Amankan Program
Teknis Penjaringan Perangkat Desa Purwasaba di laksanakan Dua Tahap dari KUA Hingga BKD.
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya Pada Penggerak MBG, Dan Rantai Pasok SPPG POLRI
Puasa Saat Hamil Aman? Ini Penjelasan Tenaga Kesehatan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:21 WIB

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:44 WIB

Bupati Amalia: Pasar Ikan Lengkong Perkuat Peran Strategis Banjarnegara di Program Nilasari.

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:58 WIB

Wujudkan Indonesia Asri, Sinergitas TNI-Polri Kompak Bersihkan Pantai Randusanga Indah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:56 WIB

Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Brebes Gelar Pasar Murah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:53 WIB

Melalui Zoom, Presiden Luncurkan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Pangan, Polres Kendal Siap Amankan Program

Berita Terbaru

Nampak situasi lokasi di dalam pasar, dengan Los yang nyaman bagi Pedagang ikan yang nantinya berjualan di Pasar Ikan Air Tawar Lengkong. (Dok.Kominfo BNA/beritafakta.id).

Berita

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan

Minggu, 15 Feb 2026 - 12:21 WIB