8 Makam Palsu di Lahan Bekas Kandang Bebek Desa Sawojajar Dibongkar Warga

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Brebes, Beritafakta.id – Delapan makam palsu yang berdiri di atas lahan bekas kandang bebek di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Brebes, akhirnya dibongkar oleh puluhan warga bersama perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat setempat pada Jumat malam (9/10) sekitar pukul 22.30 WIB.

Aksi pembongkaran dilakukan setelah warga merasa resah dengan viralnya lokasi makam tersebut di platform media sosial.

Dari pantauan awak media di lokasi, terdapat sisa-sisa pembakaran dan material makam yang masih berserakan.

Menanggapi kejadian tersebut Sekretaris Desa Sawojajar, Abdulloh Alyasa, menjelaskan bahwa lahan tersebut merupakan aset desa (bengkok desa) yang dahulunya digunakan sebagai kandang kerbau, dan terakhir sebelum pembangunan makam palsu, merupakan bekas kandang bebek.

“Makam palsu yang berada di lahan tersebut didirikan oleh sekelompok jamaah dari luar wilayah Desa Sawojajar. Mereka membangun makam palsu di lahan milik desa tanpa ada izin atau konfirmasi kepada kami,” tegas Abdulloh saat ditemui awak media Jumat (9/10).

Menurutnya, makam palsu tersebut telah berdiri sejak tahun 2022. Awalnya hanya terdapat tiga makam yang diklaim sebagai makam wali tiga seperti Syekh Junaedi, Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, Arsyad Al-Banjari.

Namun, seiring waktu, kata Abdullah, jumlahnya bertambah lagi lima makam (wali lima) yaitu Syekh Saman Al-Madani, Syekh Hasbul Anwar Al-Banjari, Syekh Hasan Basri, Syekh Subkhir, serta Syekh Ibrahim Tunggul Wulung.

“Saat ini jumlahnya menjadi delapan makam,” ucapnya.

Lanjut, Abdulloh setelah lokasi makam palsu tersebut viral, pihak desa memanggil perwakilan kelompok jamiah, Taruno dan Kosim, untuk melakukan klarifikasi.

“Dari penuturan mereka, pembangunan makam palsu tersebut dilakukan karena mendapat wangsit bahwa di tempat tersebut dahulu terdapat makam aulia,”tandasnya.

Selain delapan makam, di lokasi tersebut juga ditemukan sebuah sumur dan sebuah papan untuk tempat istirahat.

Berita Terkait

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi
Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa
Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam
PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game
DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025
Pansus Kemanusiaan Papua Tengah Serahkan Laporan ke DPD RI, Desak Pemda Aktif Tangani Pengungsi
Hutama Karya Terapkan Teknologi BIM dan LiDAR dalam Rehabilitasi Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
DKI Jakarta–Grab–Benih Baik Luncurkan Layanan Transportasi Aman untuk Korban Kekerasan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:50 WIB

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:48 WIB

Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:20 WIB

Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:42 WIB

DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025

Berita Terbaru

daerah

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Des 2025 - 18:50 WIB