Jakarta, 1 Februari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan dukungan berkelanjutan untuk pemulihan infrastruktur dasar di Provinsi Aceh pascabencana hidrometeorologi. Penanganan ini meliputi fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi untuk mendukung kembalinya aktivitas masyarakat.
Menteri PU, Dody Budi Waluyo, menegaskan fokus pemerintah saat ini pada pemulihan konektivitas jalan dan jembatan, air bersih, sanitasi, hunian sementara, serta fasilitas publik. Hingga 30 Januari 2026, 203 lokasi terdampak telah ditangani, dengan 103 lokasi selesai dan 100 lokasi masih dalam proses.
Sebanyak 815 personel dari PU, BUMN, TNI, dan masyarakat dikerahkan, dibantu 1.044 alat berat serta 2.447 unit bahan kebencanaan. Infrastruktur jalan dan jembatan nasional telah fungsional, termasuk pembangunan permanen 8 jembatan.
Selain itu, Kementerian PU menangani 71 SPAM terdampak dan membangun sumur bor tambahan untuk kebutuhan air bersih, serta mendirikan 11 lokasi hunian sementara dengan total 972 KK penerima manfaat.






