JAKARTA – PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan energi nasional dengan mendatangkan 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair. Pengiriman ini ditandai dengan bersandarnya kapal MT Spyros di perairan selatan Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (31/1/2026).
Minyak mentah berasal dari Wilayah Kerja Migas yang dikelola oleh Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP). Pengapalan selama lebih dari satu bulan ini menjadi bukti kesiapan infrastruktur Pertamina dalam menerima dan mengolah pasokan energi secara profesional.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan bahwa pengiriman ini mendukung visi ketahanan energi nasional dan mencerminkan sinergi antar-entitas Pertamina, mulai dari produsen, pelayaran, hingga pengolahan di kilang dalam negeri.
“Sinergi ini memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok energi global dan membuktikan kemampuan bangsa untuk berdiri sendiri,” ujarnya.
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjamin pasokan energi masyarakat, sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060 dan Sustainable Development Goals (SDGs).






