Jakarta, 1 Februari 2026 – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mendorong pengembangan Bali sebagai pusat bambu dunia. Dorongan ini disambut antusias oleh Ajik Krisna, pemilik jaringan Toko Oleh-Oleh Krisna Bali, yang berkunjung ke Padepokan Bambu Indonesia di Cibinong, Bogor, pada 31 Januari 2026.
Ajik Krisna berencana mengembangkan kawasan seluas 30 hektar di Bali Utara menjadi kampung wisata UMKM berbasis bambu, termasuk hutan bambu, pusat riset, museum bambu, pusat kuliner, serta perkampungan pengolahan bambu untuk kesenian, rumah tangga, dan cinderamata.
Viva Yoga menekankan bahwa berbagai varietas bambu memiliki nilai ekonomi tinggi, dapat dijadikan bahan tekstil, pakaian, aksesoris, hingga pakan ternak. Selain itu, bambu juga berperan dalam pelestarian lingkungan dan mitigasi karbon.






