Jakarta – Pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) oleh PT PLN (Persero) terus mengalami perluasan ke berbagai sektor, mulai dari industri semen, pertambangan, konstruksi, hingga pertanian. Hal ini seiring dukungan regulasi dan standardisasi nasional, termasuk diterbitkannya SNI 9387:2025 tentang FABA sebagai pembenah tanah dan bahan baku pupuk.
Rizal Calvary Marimbo mengatakan, PLN saat ini bekerja sama dengan 18 PLTU dan 15 pabrik semen nasional untuk pemanfaatan FABA sebagai bahan baku Portland Composite Cement (PCC). Selain itu, PLN juga bermitra dengan 22 perusahaan batching plant serta sejumlah perusahaan tambang, termasuk di PLTU Ombilin yang memanfaatkan FABA sebagai penetralisir air asam tambang.
PLN juga menggandeng Japan Carbon Frontier Organization (JCOAL) untuk mengembangkan inovasi Granulated Coal Ash (GCA) yang dapat dimanfaatkan sebagai penjernih air dan pemulihan ekosistem sungai. Melalui berbagai inisiatif tersebut, PLN menegaskan peran pembangkit listrik tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai penggerak perbaikan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.






