Jakarta – PT PLN (Persero) menilai pengembangan industri baterai terintegrasi nasional sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia. Hal tersebut disampaikan seiring dukungan PLN terhadap inisiatif Indonesia Battery Corporation (IBC) dan mitra strategisnya.
Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif menjelaskan bahwa framework agreement yang telah ditandatangani merupakan tahap awal menuju pengembangan industri baterai nasional yang tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga penguasaan teknologi dan peningkatan kapasitas industri dalam negeri.
PLN menegaskan bahwa penguatan ekosistem baterai nasional akan mempercepat pemanfaatan energi terbarukan, meningkatkan fleksibilitas sistem kelistrikan, serta mendukung pengembangan kendaraan listrik. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan sistem energi nasional yang berkelanjutan dan berbasis produk dalam negeri.






