Kolaborasi Karang Taruna dan Mahasiswa KKN UIN Walisongo, Wujudkan Program Digitalisasi Sampah

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang, beritafakta.id- Lebih mudah pendataan dan pengelolaan sampah, Karang Taruna Mahardika Rowosari bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang kenalkan program Digitalisasi Sampah ke masyarakat Desa Rowosari, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, pada Selasa (17/2/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan pengenalan aplikasi “SAPA DESA” (Sampah Pintar Desa Rowosari) oleh Ketua Karang Taruna, yaitu Riyono. Ia menyampaikan adanya aplikasi ini untuk lebih memudahkan pengelolaan iuran sampah, meningkatkan efisiensi dan transparansi.

“Adanya SAPA DESA untuk mengatasi beberapa masalah timbul saat di lapangan, seperti saat pencatatan manual yang kurang tepat, buku catatan yang basah atau hilang. Dengan adanya ini akan memperjelas dan transparansi mengenai pengelolaan iuran sampah warga,” jelasnya.

Selain dapat diakses petugas, aplikasi ini juga dapat diakses oleh warga Rowosari, dan Riyono menyampaikan keamanan data warga akan terjamin.

Sementara itu, untuk lebih menuju Rowosari lebih bersih, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Iqbal Mujahid memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah untuk langkah awal yang berdampak bagi masyarakat.

Iqbal menjelaskan digitalisasi sampah juga harus dibarengi kesadaran masyarakat mengenai pemilahan sampah untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Ia menyampaikan bagimana memilah sampah, apasaja kategori sampah, manfaat memilah sampah, serta memberikan contoh sederhana dalam mendaur ulang sampah menjadi nilai ekonomis.

“Langkah awal yang sederhana tetapi memiliki dampak besar, memilah sampah sejak dari sumbernya, kita dapat mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), meningkatkan efisiensi daur ulang, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” jelasnya.

Bukan hanya mengenai pemilahan sampah, Mahasiswa KKN, Arga Dwi Prasetyo juga mengenalkan rancangan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Insinerator sebagai tempat pengolahan sampah yang dapat menghasilkan sebuah energi.

Perwakilan Pemerintah Desa, Sekretaris Desa, Sutopo mendukung penuh program ini untuk berkelanjutan masyarakat lebih baik.

Penulis : Rahma

Editor : Azizah Estetika

Berita Terkait

Kapolres Brebes Instruksikan Tindak Tegas Penyakit Masyarakat, Jamin Kekhusyukan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H
Antara Opini dan Ambisi.
Menuju Banjarnegara Berkah, Maju, dan Sejahtera di Usia ke-455.
Ziarah ke Makam Budhi Sarwono, Bupati Amel Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan.
Satgas Saber Pangan Polda Bali Hadir, Pastikan Harga Sembako Tetap Stabil Jelang Bulan Puasa.
Hutama Karya Reshuffle Jajaran Komisaris dan Direksi
Tabrakan Kereta Bandara dan Truk Trailer, Jalur Rel Ditutup Sementara
Suasana Khidmat Warnai Tarawih Perdana Ramadhan Di Rutan Kelas IIA Batam.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:06 WIB

Kapolres Brebes Instruksikan Tindak Tegas Penyakit Masyarakat, Jamin Kekhusyukan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:25 WIB

Antara Opini dan Ambisi.

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51 WIB

Menuju Banjarnegara Berkah, Maju, dan Sejahtera di Usia ke-455.

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:50 WIB

Kolaborasi Karang Taruna dan Mahasiswa KKN UIN Walisongo, Wujudkan Program Digitalisasi Sampah

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:48 WIB

Ziarah ke Makam Budhi Sarwono, Bupati Amel Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan.

Berita Terbaru

daerah

Antara Opini dan Ambisi.

Jumat, 20 Feb 2026 - 19:25 WIB