Bencana Longsor Ciater – Rumpin Korban Meradang Di Lumbung Tambang

0
66

Bogor,Beritafakta.id-Lebih dari 54 rumah terdampak dari bencana Longsor di Kp. Ciater RT. 01/07, desa Cipinang,Kec. Rumpin, Kab. Bogor – Jawa Barat.
dari sejumlah korban tersebut, sebanyak 15 rumah rusak parah bahkan amblas tergusur longsor.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian material juga tidak sedikit.

Selain kerugian material, musibah ini juga menyebabkan kerugian sosial, yaitu dampak dari amblas nya rumah tersebut, para korban terpaksa mengungsi dan mengontrak di rumah saudara dan tetangganya.

Longsor yang terjadi ini diakibatkan galian tambang yang dilakukan oleh PT. Batu Sampurna Makmur ( BSM ). galian yang sudah terlalu dalam ini menyebabkan retakan tanah yang membelah jalan.

Selain rumah, akses jalan utama menuju Parung Panjang dan Cigudeg juga terputus

“Ada 15 rumah yang rusak berat kang, kami satu kampung juga merasa khawatir dengan kondisi lubang galian yang kedalamannya lebih dari enam puluh meter itu, apalagi kondisi cuaca sekarang yang sering hujan lebat, selain yg lebih dekat dengan lokasi longsor, kami juga yang wilayah nya berdekatan merasa khawatir”, terang Pandi salah satu warga tersebut.

Senada dengan Pandi, Ketua RT 01/07 Kp. Ciater, Desa Cipinang-Rumpin, Zae Robet juga mengungkapkan bahwa masyarakat satu kampung ini berharap dilakukan relokasi, karena penanganan apapun menurut nya masih dirasa kurang maksimal.

“Kami berharap penanganan yang maksimal dari kondisi darurat ini, diantaranya adalah relokasi kampung.” terang Zae

Zae yang saat itu menerima kunjungan dari komunitas Silaturahmi Warga Rumpin (SWR) dalam rangka menyalurkan bantuan sembako terhadap warga terdampak longsor, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas empati yang dilakukan oleh komunitas dengan entitas sosial itu. Ia berharap kunjungan ini menjadi penyemangat warga yang terkena musibah itu.

Sementara, mewakili komunitas SWR, H. Mukhtar dalam kunjungannya pada Minggu (19/09/2021) mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan atas dasar empati sosial, SWR yang notabene adalah gerakan warga Rumpin,senantiasa berkomitmen hadir dalam menyikapi terjadinya bencana, Mukhtar juga menyampaikan dukungannya terhadap masyarakat dalam menghadapi musibah yang terjadi.

(Goes Moeh)