Ketua Aptisi Banten Membantah Keras Tudingan Himnikum

0
58
TANGERANG, beritafakta – Ketua Himpunan  Alumni Fakultas Hukum Universitas Pamulang (Himnikum) Dr. Dodi Sugianto, SH, MH, M.Kn, beberapa hari lalu  menyatakan, bahwa Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) wilayah Banten, Dr. PO. Abas Sunarya telah merendahkan martabat Perguruan Tinggi Universitas Pamulang. Pihak Himnikum akan menggugat dan melaporkan abas selaku Ketua Aptisi Banten ke polisi.
“Apabila dalam waktu 3 x 24 jam Dr.PO. Abas Sunarya, M.Si selaku ketua Aptisi wilayah Banten,  tidak mengajukan permintaan maaf atas pernyataan, terkait kampus dengan biaya murah di ragukan kualitasnya, akan kami laporkan secara hukum pidana dan gugatan secara hukum perdata,” ujar Dodi, ketika  jumpa pers,  Sabtu (20/03/2021) kepada awak media dikampus Unpam.
Ketika dikonfirmasi terkait hal itu, Ketua Aptisi Wilayah Banten Dr.PO.Abas Sunarya, dengan keras membantah tudingan itu. Dirinya menuding ada yang ingin menjatuhkan nama baik dirinya.
 Abas mengatakan kepada beritafakta, Senin (22/03/2021) melalui sambungan selulernya,        “Itu semua tidak benar, saya tidak pernah berbicara seperti itu, ada tidak rekamannya saya berbicara seperti itu”.
“Saya hanya menyampaikan aspirasi dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Banten, tidak lebih dari itu”.
“Saya kenal baik semua dengan Ketua Yayasan dan rektor unpam, mereka  teman saya semua, tidak mungkin saya berbicara seperti itu”, ucapnya.
Masih dikatakan Abas, kita semua sudah melakukan pertemuan pada hari sabtu (20/03/2021) di Bandung. Semua baik baik saja, saya bertemu langsung dengan ketua yayasan dan rektor unpam, hadir pula ketua Aptisi pusat Bapak Budi Jatmiko, sebagai fasilitator untuk mencari solusi terbaik dalam memecahkan persoalan ini, tidak ada masalah  antara Aptisi dan Unpam.
Pada saat kita masih mengadakan pertemuan, tiba tiba ada berita melalui media yang menyudutkan saya, yang menyatakan kalau saya telah merendahkan martabat perguruan tinggi Unpam, terkait biaya murah diragukan kualitasnya.
“Saya tegaskan sekali lagi, melalui media ini, saya tidak pernah mengatakan seperti itu,
Fitnah itu fitnah”,  ada bukti tidak saya berbicara seperti itu, berikan ke saya bukti itu, ini jelas kesalah pahaman”, ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Aptisi Pusat, Dr Budi Jatmiko, M.Si,  “Kita sudah duduk bareng, sesama anggota saya, Unpam juga anggota Aptisi, jangan sampai menjadi masalah krusial, jadikan ini saling menguatkan :
1). Bagaimana caranya Unpam juga masih hidup dengan biaya murah, dan Perguruan tinggi di sekitarnya juga bisa hidup.
2). Rezeki sudah diatur, sudah ada segmentnya, biaya murah ada segmentnya, begitu juga biaya mahal ada segmentnya. Secara nasional Biaya pendidikan itu mahal, kita bisa belajar
Kenapa Unpam bisa murah, yang mahal bisa belajar, jangan saling bertengkar, masing masing punya keunggulan”, paparnya.
Masih dikatakan Budi Jatmiko, Ketua Aptisi wilayah Banten, Dr. Abas sunarya pun tidak keberatan, dengan kehadiran Unpam di Serang, beliau hanya menyampaikan aspirasi dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Banten.
Semua niatnya baik, ketua yayasan dan rektor Unpam happy aja. Niatnya baik, agar orang nyang tidak mampu bisa kuliah, tetapi jangan sampai PTS yang di Banten menjadi mati, caranya adalah jualannya jangan sama, walau pun sama tetapi spesialisasinya berbeda, itu selesai, saya minta semua bisa menahan diri, semua bisa memahami kondisi ini, kita bisa bersatu.
Tidak benar kalau Aptisi tidak setuju, Aptisi setuju untuk membantu meningkatkan APK    (Angka Partisipasil Kasar), tetapi mekanismenya jangan sampai mematikan teman sendiri”, pungkasnya.
Ketika dikonfirmasi kembali Ketua Himpunan Alumni Fakultas Hukum Universitas Pamulang (Himnikum) Dr. Dodi Sugianto, melalui sambungan selulernya, sampai berita ini diturunkan belum merespon.