Setetes Embun Untuk Kekasihku

0
33

Blora, beritafakta.id- Deru mesin bus yang menghantar perjalanan menuju Blora, sebuah kota yang terletak di ujung timur provinsi Jawa Tengah, bertujuan untuk menemui sang kekasih, sebut saja IMMawan dan IMMawati.

Ditengah perjalanan tak henti-hentinya mata sayu ini memandang kaca, selain melihat pemandangan, perhatianku tertuju pada setetes embun yang akan ku ceritakan kepada kekasihku.

Alasanku menulis artikel ini karena aku meyakini bahwa, lebih baik menceritakan biarpun menyakitkan, daripada selamanya bertahan dalam lorong ketakutan, hal tersebut yang pada akhirnya mengerakkan jari untuk menyusun narasi ini.

Bukan sebatas kalimat diksi namun lagi-lagi aku ingin menyampaikan kepada kekasihku bahwa aku sedang terombang-ambing gelisah karnanya.

Sesampainya di SMK Muhammadiyah 2 Cepu, saya disambut oleh IMMawati yang memiliki nama lengkap Meila Yuspitasari “halo mas, Selamat datang…” Sambutnya sambil melambaikan tangan serta memberikan senyuman.

Sosok muda nan ceria, satu hal yang tak pernah hilang dari ingatanku, setelah bercengkrama dengan perangkat lalu bertemu dengan beberapa peserta DAM, saya semakin yakin dan harapan kuat muncul bahwa orang yang ada dihadapan saya adalah generasi muda berakhlak mulia.

Rasanya bukan hal yang berlebihan jika menyematkan kata tersebut. Bagaimana tidak, mereka adalah wujud orang-orang pilihan yang beruntung, karena dapat berdiaspora sehingga bertemu di perkaderan tingkat Nasional, atau yang biasa mereka sebut “DAM NAS”.

Setetes embun yang hinggap di kaca kan kuceritakan padamu, embun yang aku lihat, adalah embun yang menemaniku menempuh jarak Jakarta Blora.

Pada akhirnya cerita ini bukan soal perjalanan, melainkan tentang jarak, jarak antara pengetahuan dan pengalaman, jarak antara cita-cita dan kenyataan, jarak antara pengetahuan dan perbaikan, tapi di Blora apakah ada jarak, antara hari kemarin dengan hari ini. RED//Meila Yusp.