Gugatan Perdata RSUD Kardinah dan CV Curtina, Hakim Imbau Bisa Damai

Rabu, 11 Juni 2025 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tegal, Beritafakta.id – Pengadilan Negeri (PN) Tegal kembali menggelar sidang lanjutan gugatan perdata CV Curtina Prasara yang menggugat RSUD Kardinah Kota Tegal terkait kerjasama pengelolaan parkir, Selasa (10/6/2025).

Kali ini, sidang dalam agenda pemeriksaan alat bukti saksi dari pihak penggugat, dan alat bukti saksi dari pihak tergugat. Dari pihak penggugat menghadirkan saksi Unggul Basoeky.

Sementara dari pihak tergugat menghadirkan saksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono yang saat adanya perjanjian kerjasama pengelolaan parkir menjabat sebagai Plt Direktur RSUD Kardinah.

Sidang perkara nomor 11/Pdt.G/2025/PN.Tgl dipimpin Hakim Ketua Merry Donna Tiur Pasaribu SH. MH, dengan dua hakim anggota Rina Sulastri Jennywati SH MH, dan Sami Anggraeni SH. MH.

Pertama, hakim mendengarkan keterangan ahli dari Unggul yang menjelaskan tentang naskah perjanjian kerjasama. Usai Unggul, sidang dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi Agus Dwi Sulistyantono.

Agus Dwi menjelaskan semasa ia menjabat sebagai Plt Direktur ada dua perjanjian dengan CV Curtina Prasara yang ia tandatangani.

Pertama Perjanjian Kerjasa Sama (PKS) tentang pengelolaan parkir, dan perjanjian addendum untuk perluasan lahan area parkir. Yang intinya perjanjian kerjasama itu tetap berlaku selama tiga tahun sejak 1 Maret 2022 hingga 28 Februari 2025.

“Dari perjanjian pertama yang semula 3 tahun kita diskusikan karena kapasitas parkir mengalami kekurangan. Banyak pasien tidak jadi periksa lantaran tidak kebagian tempat parkir kendaraan. Kemudian koordinasi untuk menambah luasan lahan parkir untuk menambah layanan pasien,” kata Agus Dwi.

Usai mendengarkan saksi-saksi, Hakim Ketua Merry Donna sempat memberikan imbauan agar gugatan itu bisa diselesaikan secara damai. Meski mediasi sebelumnya tidak menemui kata sepakat.

Atas imbauan majelis hakim, kedua belah pihak yang akan difasilitasi oleh Sekda Agus Dwi selanjutnya berencana menggelar pertemuan membahas perdamaian di luar persidangan.

“Pemeriksaan selesai, Kamis selanjutnya kesimpulan. Kamis kalau jadi ada perdamaian ada putusan perdamaian. Kalau tidak jadi damai, konklusi tetap diupload paling lambat Kamis pukul 10.00 WIB. Sedangkan pembacaan putusan setelah Kamis,” kata Hakim Ketua Merry Donna.

Berita Terkait

Bupati Banjarnegara Tekankan Pola Asuh dan Gizi dalam Penanganan Stunting
Martoyo Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem : “Keber sihan Lingkungan jadi Kunci Pencegahan.
Dugaan Korupsi Listrik Pasar Panyabungan Dilaporkan ke Kejagung, GAMPMI Sertakan BAP dan LHP
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Serapan Bulog bagi Petani Jagung
Two-State Solution Harga Mati, LaNyalla Tegaskan Sikap Indonesia Tak Bergeser
Dukung Asta Cita Swasembada Energi, Pertamina Satukan Bisnis Hilir per Februari 2026
Program Trans Tuntas Wujudkan Kepastian Hukum, 13 Ribu Transmigran Terima SHM di 2025
Jasa Marga Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Global Lewat Inacraft 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:30 WIB

Bupati Banjarnegara Tekankan Pola Asuh dan Gizi dalam Penanganan Stunting

Senin, 9 Februari 2026 - 23:26 WIB

Martoyo Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem : “Keber sihan Lingkungan jadi Kunci Pencegahan.

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:39 WIB

Dugaan Korupsi Listrik Pasar Panyabungan Dilaporkan ke Kejagung, GAMPMI Sertakan BAP dan LHP

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:39 WIB

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Serapan Bulog bagi Petani Jagung

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:47 WIB

Two-State Solution Harga Mati, LaNyalla Tegaskan Sikap Indonesia Tak Bergeser

Berita Terbaru