Komite I DPD RI Serap Aspirasi Pertanahan di Papua Barat Daya, Konflik Agraria Jadi Sorotan Utama

Senin, 24 November 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong, 24 November 2025 — Komite I DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, untuk menyerap aspirasi serta menginventarisasi persoalan terkait implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria. Pertemuan berlangsung dengan menghadirkan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, pemerintah kabupaten/kota, lembaga perwakilan, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat adat.

Wakil Ketua Komite I DPD RI, Muhdi, yang memimpin rombongan, menegaskan bahwa UUPA merupakan landasan pengelolaan sumber daya agraria, namun implementasinya mengalami distorsi akibat kebijakan baru, termasuk UU Cipta Kerja. “Klaim wilayah adat menjadi makin rentan dan dualisme pengelolaan kawasan hutan memperumit tata kuasa tanah,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Desa menyoroti tingginya konflik tanah yang terjadi antarmasyarakat, masyarakat dengan perusahaan, hingga yang muncul akibat proyek strategis nasional. Ia berharap kunjungan Komite I dapat menghasilkan rekomendasi penyelesaian sengketa serta menguatkan reforma agraria.

Sejumlah kepala daerah, termasuk dari Sorong Selatan dan Tambrauw, menegaskan perlunya penghormatan terhadap tanah adat Papua serta sinergi regulasi dengan UU Otonomi Khusus. “Biarkan masyarakat Papua hidup tenang di atas tanah miliknya sendiri,” tegas Wakil Bupati Sorong Selatan.

Komite I berkomitmen menindaklanjuti seluruh aspirasi yang diterima, terutama terkait reforma agraria, penguatan tanah ulayat, dan perlindungan masyarakat adat.

Berita Terkait

Kecelakaan Tunggal di Kalimanah, Polisi Evakuasi Korban ke Rumah Sakit
“Kita Sudah Bonyok Semua”: Wakil Rektor UIN Walisongo Bicara Blak-blakan soal Kasus Kekerasan Seksual
Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, PSGA UIN Walisongo: Korban Jangan Takut Bicara!
Ratusan Kambing PE Kaligesing Unjuk Gigi di Banjarnegara
Tuntaskan 100 Titik Edukasi, SMART 171 Luncurkan Buku dalam Milad 1 Dekade
Halalbihalal Ikatan Keluarga Canduang Koto Laweh Pererat Silaturahmi Perantau Minang di Kodam Jaya
HK Mengajar Dimulai dari Riau, Hutama Karya Siap Sambangi Lebih Banyak Kota
Jejak Bakti untuk Negeri, 8 Insan PLN Terima Tanda Kehormatan dari Presiden RI
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

“Kita Sudah Bonyok Semua”: Wakil Rektor UIN Walisongo Bicara Blak-blakan soal Kasus Kekerasan Seksual

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:16 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, PSGA UIN Walisongo: Korban Jangan Takut Bicara!

Senin, 11 Mei 2026 - 15:56 WIB

Ratusan Kambing PE Kaligesing Unjuk Gigi di Banjarnegara

Senin, 11 Mei 2026 - 10:06 WIB

Tuntaskan 100 Titik Edukasi, SMART 171 Luncurkan Buku dalam Milad 1 Dekade

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

Halalbihalal Ikatan Keluarga Canduang Koto Laweh Pererat Silaturahmi Perantau Minang di Kodam Jaya

Berita Terbaru