Kayunan Banjarmangu Kini Miliki Pusat Literasi Konservasi, Gedung Diresmikan Bupati Banjarnegara

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana saat memberikan sambutan pada peresmian Gedung Ruang Literasi Konservasi di Dusun Kayunan, Banjarmangu.

Foto: Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana saat memberikan sambutan pada peresmian Gedung Ruang Literasi Konservasi di Dusun Kayunan, Banjarmangu.

Banjarnegara | BeritaFakta.id
Kabupaten Banjarnegara kini memiliki Gedung Ruang Literasi Konservasi yang berlokasi di Dusun Kayunan, Desa Banjarmangu, Kecamatan Banjarmangu. Gedung tersebut resmi diresmikan oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana pada Jumat (26/12/2025).

Peresmian dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Banjarnegara Drs. Arief Rachman, ST, M.Si, Kepala Disdikpora Teguh Handoko, S.Sos, Camat Banjarmangu Gaba Tri Sumbarwanto, Kepala Desa Banjarmangu Nurul Hilal Eko Prayitno, Direktur Pascasarjana Unsoed, penggiat konservasi Banjarnegara Letkol (Laut) Farid Muldiyanto, tokoh pemuda Buyung Kahayunan, serta Laskar Penggerak Konservasi.

Kegiatan peresmian diawali dengan penampilan kesenian Rodad, dilanjutkan pidato berbahasa Inggris yang dibawakan anak-anak binaan Kampung Literasi Desa Banjarmangu, menambah semarak acara.

Kesadaran Pelestarian Lingkungan

Dalam sambutannya, Bupati Amalia Desiana menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap inisiatif Kampung Literasi Konservasi Banjarmangu yang secara konsisten bergerak dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Sejak awal memimpin Banjarnegara, saya memiliki perhatian besar terhadap konservasi. Awalnya saya sempat ragu, apakah saya bergerak sendiri. Ternyata tidak. Di Banjarmangu ini terdapat gerakan konservasi yang sangat baik,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terhadap keberadaan Gedung Literasi Konservasi sebagai pusat edukasi lingkungan. Menurutnya, meskipun wilayah tersebut tidak terdampak langsung bencana, kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Alam kita saat ini tidak sedang baik-baik saja. Kita melihat bencana di Aceh, Sumatra, hingga Riau, dan belum lama ini saudara kita di Situkung juga mengalami musibah. Mari kita jaga alam dan hutan dengan baik. Jika ada pohon yang ditebang, harus ada yang ditanam kembali agar memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai konservasi,” pesan Bupati.

Pusat Edukasi dan Literasi Masyarakat

Kepala Disarpus Banjarnegara, Drs. Arief Rachman, ST, M.Si, berharap Gedung Literasi Konservasi dapat menjadi pusat pembelajaran dan penguatan budaya literasi masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat atas diresmikannya Gedung Literasi Konservasi ini. Semoga menjadi sarana belajar, membaca, dan berliterasi, sehingga minat baca masyarakat Banjarnegara, khususnya di Banjarmangu, semakin meningkat dan mendukung Banjarnegara sebagai kabupaten konservasi,” ujarnya.

Sementara itu, penggiat konservasi Banjarnegara Letkol (Laut) Farid Muldiyanto menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

“Alam bukan sekadar sumber daya yang bisa dieksploitasi, tetapi harus dijaga agar tetap lestari. Tanpa kesadaran ini, keseimbangan akan terganggu dan dampaknya dirasakan bersama,” tegasnya.

Farid menambahkan, Kampung Literasi Banjarmangu tidak hanya berfokus pada kegiatan membaca, tetapi juga mengenalkan anak-anak pada pemahaman lingkungan dan alam, serta pengembangan keterampilan lain seperti seni musik, bahasa Inggris, hingga coding.

“Gedung ini juga akan menjadi etalase produk unggulan warga, seperti kopi, madu, dan produk lokal lainnya,” imbuhnya.

Dengan diresmikannya Gedung Ruang Literasi Konservasi di Banjarmangu, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan literasi dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. (Bas)

Berita Terkait

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Kamis, 30 April 2026 - 09:12 WIB

Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Berita Terbaru