Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan penanganan permanen terhadap 28 titik longsoran pada ruas jalan nasional di Provinsi Aceh yang terdampak banjir bandang.
Sebanyak 28 titik longsor tersebut tersebar di sejumlah ruas strategis, antara lain Bireuen–Batas Kota Bireuen/Bener Meriah, Sp. Uning–Uwaq, Genting Gerbang–Nagan Raya, hingga Pameu–Genting Gerbang. Seluruh ruas jalan nasional yang sempat terdampak kini telah kembali fungsional setelah dilakukan penanganan darurat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keterjagaan akses logistik menjadi prioritas utama pemerintah pascabencana.
“Yang terpenting masyarakat tetap terhubung dan bantuan logistik bisa masuk dengan cepat. Setelah akses terbuka, kami lanjutkan dengan penanganan permanen agar lebih tahan terhadap bencana,” katanya.
Penanganan permanen meliputi perkuatan lereng, rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), serta rekonstruksi badan jalan yang terdampak longsoran.






