JAKARTA – Banjir yang melanda Kabupaten Kudus dan Pati sejak 10 Januari 2026 segera mendapat respons cepat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sejak awal kejadian, kementerian menurunkan tim personel, alat berat, serta peralatan pendukung untuk menangani dampak banjir.
Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, menjelaskan bahwa 20 unit alat berat telah dikerahkan untuk menutup tanggul yang jebol, membersihkan sampah penyumbat jembatan dan gorong-gorong, serta menggali alur sungai agar aliran air lancar. Akses utama ke Desa Tempur, Kecamatan Keling, yang sebelumnya tertutup longsor, kini sudah mulai pulih.
Selain penanganan darurat, Kementerian PU juga mempersiapkan normalisasi Sungai Juwana sepanjang Kudus dan Pati dengan skema anggaran tahun jamak untuk mencegah banjir susulan di masa depan.






