Jakarta – Indonesia menyiapkan generasi unggul yang mampu memimpin pembangunan di lapangan melalui Beasiswa Patriot dari Kementerian Transmigrasi. Program ini menargetkan lahirnya talenta terdidik yang diberi mandat untuk mengelola potensi wilayah dan menciptakan kegiatan ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan pentingnya peran manusia dalam pembangunan kawasan transmigrasi. “Kita butuh orang-orang yang bisa membangun kepercayaan, menyatukan masyarakat, dan mengambil keputusan di situasi nyata. Peran manusia di lapangan tidak tergantikan,” jelasnya.
Program ini melibatkan 10 Perguruan Tinggi Negeri mitra dan akan mengakomodasi peserta dari kalangan profesional, ASN, serta anggota TNI dan Polri. Skema pendanaan tengah diselesaikan bersama Kementerian Keuangan untuk memastikan keberlanjutan program.






