Program MBG Banjarnegara Serap Potensi Lokal dan Tingkatkan Kualitas Menu

Rabu, 4 Februari 2026 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara, Berita Fakta.id – Upaya pembinaan dan perbaikan dalam penyajian menu makanan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banjarnegara terus dilakukan. Pada Senin (2/1/2026), Satuan Tugas (Satgas) Harian MBG mengumpulkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan pengampu SPPG, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan program tersebut di Aula Sapta Adi Praja Lantai III Kantor Setda Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 166 kepala dapur SPPG, yayasan pengampu, supplier, Pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) Reza Mahendra, Koordinator Wilayah BGN Jawa Tengah, serta narasumber dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Firman Sapta Aji, dan Dinas Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Adi Cahyono.

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Harian MBG Kabupaten Banjarnegara, Izak Danial Aloys, menegaskan bahwa masih banyak temuan di lapangan terkait permasalahan dalam pelaksanaan program MBG. Oleh karena itu, seluruh SPPG diwajibkan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Penegakan SOP bukan hanya soal teknis dapur, tetapi juga langkah preventif agar pengelola tidak terhindar dari ranah pidana. Kesehatan pekerja juga harus dipastikan, mereka harus bebas dari penyakit hepatitis,” ucapnya saat sambutan.

*Pemberdayaan Potensi Lokal dari Hasil Produksi Pertanian*
Dalam paparannya, Firman Sapta Aji menyampaikan bahwa Program MBG memiliki potensi besar dalam menyerap hasil produksi pertanian lokal. Dengan 71 SPPG yang telah melayani puluhan ribu siswa, perputaran uang untuk bahan baku di Banjarnegara diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar per hari atau sekitar Rp34 miliar.

*Kebutuhan Karbohidrat*
Lebih lanjut, Firman menekankan agar seluruh SPPG tidak menolak produk lokal. Menurutnya, stok komoditas pangan di Banjarnegara sangat mencukupi untuk mendukung kebutuhan MBG, seperti produksi beras yang mencapai 176 ribu ton per tahun.

Selain komoditas padi, kentang juga dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat tambahan dengan hasil produksi mencapai 139 ribu ton.

*Sumber Protein Hewani yang Tersedia*
Untuk sumber protein hewani, produksi telur di Banjarnegara mencapai 27 ton dan dinilai melebihi kebutuhan konsumsi reguler. Selain itu, ketersediaan ikan juga melimpah, mengingat Banjarnegara merupakan salah satu sentra perikanan.

“MBG bukan hanya soal gizi, tetapi juga tentang ekonomi. Kita adalah produsen salak terbesar, kita punya kentang dan ikan. Jangan sampai potensi ini justru hancur harganya karena tidak terserap oleh program di rumah sendiri,” pungkas Firman.

*Manajemen Pasokan dan Pengendalian Harga*
Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UMKM Banjarnegara, Adi Cahyono, menyoroti pentingnya manajemen menu guna mencegah lonjakan harga di pasar. Ia mencontohkan, apabila seluruh SPPG memasak telur pada hari yang sama, maka stok pasar akan menipis dan harga berpotensi melonjak.

“Kita butuh manajemen waktu dan substitusi komoditas. SPPG antarwilayah perlu berbagi jadwal menu agar serapan bahan baku merata dan harga tetap stabil,” jelasnya.

Ia juga mendorong yayasan pengampu agar menggunakan koperasi dan BUMDes sebagai mitra resmi penyedia bahan baku guna memastikan legalitas serta keberlanjutan ekonomi desa.(bas)

 

Berita Terkait

Tabet hingga Jendela, Karya Sineas Muda Brebes Perkuat Budaya Lokal dan Industri Kreatif Daerah
Wamendikdasmen Soroti Rendahnya APK SMA di Banjarnegara, MBS Wanayasa Disiapkan Buka Jenjang Aliyah
Geliat Baru eks Terminal Banjarnegara, Resmi di Tata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot
Publik Pertanyakan Dugaan Percaloan di Samsat Bangkalan, Kasat Lantas Tegaskan Nol Toleransi
Warga Terdampak Rob di Kelurahan Balok Dievakuasi ke Hunian Aman, Polres Kendal Turun Langsung
Warga Limbangan Sambut Positif Kehadiran PT Zhing King, Akses Jalan Dinilai Makin Baik
Tanam Pohon Sebelum Bertanding, Kapolda Jateng Cup 2026 Satukan Prestasi Digital dan Kepedulian Lingkungan
Lawan Ilegal Dumping, Puluhan Pegiat Lingkungan Bersihkan Hulu Sungai Nyangko Cendana
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:28 WIB

Tabet hingga Jendela, Karya Sineas Muda Brebes Perkuat Budaya Lokal dan Industri Kreatif Daerah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:48 WIB

Wamendikdasmen Soroti Rendahnya APK SMA di Banjarnegara, MBS Wanayasa Disiapkan Buka Jenjang Aliyah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:46 WIB

Geliat Baru eks Terminal Banjarnegara, Resmi di Tata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:16 WIB

Warga Terdampak Rob di Kelurahan Balok Dievakuasi ke Hunian Aman, Polres Kendal Turun Langsung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:23 WIB

Warga Limbangan Sambut Positif Kehadiran PT Zhing King, Akses Jalan Dinilai Makin Baik

Berita Terbaru

healthy life

Menyembuhkan Api dalam Diri: Menuju Fajar Sultan Longevity

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:22 WIB