JAKARTA — Anggota DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) dalam konflik Palestina-Israel merupakan sikap konsisten yang tidak pernah berubah.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan para mantan Menteri Luar Negeri dan pegiat diplomasi. Presiden menekankan bahwa two-state solution adalah harga mati bagi Indonesia dalam setiap langkah diplomasi internasional.
LaNyalla menyebut, keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace merupakan hasil konsultasi erat dengan negara-negara mayoritas Muslim, seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, dan Yordania, guna membangun kekuatan penyeimbang dalam forum tersebut.
“Indonesia dan tujuh negara Muslim lainnya wajib menjadi penyeimbang agar kebijakan BOP adil dan berpihak pada kemerdekaan Palestina,” ujarnya.
Ia menambahkan, para mantan Menteri Luar Negeri mengapresiasi keterbukaan Presiden Prabowo yang secara jujur membedah risiko, tantangan, serta dinamika diplomasi yang dihadapi Indonesia di tingkat global.






