Brebes – Jateng
Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, resmi melantik sembilan pejabat eselon II Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (5/2/2026) malam. Pelantikan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pejabat lingkungan Pemkab Brebes.
Dalam sambutannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk melakukan perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan.
Tinggalkan Pola Lama
Paramitha memberikan pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik agar meninggalkan pola kerja lama yang lamban, kaku, dan terlalu birokratis. Ia meminta seluruh pimpinan OPD membangun budaya kerja yang profesional, cepat, responsif, dan berorientasi pada hasil.
“Tidak ada lagi birokrasi yang bertele-tele. Tinggalkan pola lama yang lamban dan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat. Kita harus bekerja dengan sistem yang profesional, akuntabel, dan berdampak langsung,” tegas Paramitha.
Motor Penggerak Perubahan
Paramitha juga mendorong para pejabat baru menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan birokrasi Brebes.
“Jadilah motor penggerak birokrasi yang sat set dan berani mengambil keputusan. Saudara harus menjadi contoh bagi ASN lainnya, membawa semangat baru dan keberanian untuk berinovasi,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di tingkat OPD, terutama dalam menerjemahkan visi Brebes Beres ke dalam program nyata.
Dorong Kolaborasi dengan Masyarakat
Dalam arahannya, Paramitha menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Ia berharap pejabat yang dilantik mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi dengan masyarakat. Dengarkan aspirasi mereka, jadikan itu dasar kebijakan,” kata Paramitha.
Sorotan Khusus untuk PDAM dan Baznas
Secara khusus, Paramitha menyoroti kinerja PDAM Tirta Baribis yang masih banyak dikeluhkan masyarakat, terutama terkait distribusi air bersih.
“Masalah PDAM harus menjadi perhatian serius. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Saya minta ada perbaikan nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas,” tegasnya.
Selain itu, Paramitha juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Brebes atas peran aktifnya membantu masyarakat, khususnya dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Ia berharap sinergi antara Pemkab dan Baznas semakin diperkuat.
Harapan untuk Brebes Beres
Dengan pelantikan ini, Paramitha berharap terbangun semangat baru dalam birokrasi Brebes agar slogan Brebes Beres benar-benar terimplementasi, bukan sekadar jargon.
“Ini saatnya kita buktikan bahwa Brebes Beres bukan hanya slogan, tapi kerja nyata yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik
Berikut sembilan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang resmi dilantik:
-
Juwita Asmara, S.Pd., M.Pd
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu -
Cecep Aji Suganda, AP., M.Si
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik -
Nurjanto, S.Pd.SD
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan -
Hendri Adi Komara, S.Pt., M.Pt
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan -
Fajar Adi Widiarso, S.Hut., M.Si
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata -
Imam Baehaqi, S.H
Kepala Dinas Sosial -
Eni Listiana, S.IP., M.A.P
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB -
dr. Heru Padmonobo, M.Kes
Kepala Dinas Kesehatan Daerah -
drg. Adhi Supriadi, M.Kes
Direktur RSUD Brebes Kelas B
Pelantikan ini menjadi langkah strategis Pemkab Brebes dalam memperkuat struktur birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya Brebes yang lebih maju, responsif, dan berdaya saing.(rus)






