LMP Mandailing Natal Soroti PETI Batang Natal, Kapolsek Diduga Tutup Mata

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, beritafakta.id – Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Mandailing Natal, Andris Sumarlin, menduga Kapolsek Batang Natal AKP Hendra Siahaan, S.H. melakukan pembiaran terhadap aktivitas tambang emas ilegal (PETI) di Kecamatan Batang Natal.

Andris menilai dugaan tersebut muncul karena aktivitas PETI masih berlangsung hingga kini. Kegiatan tambang ilegal itu menggunakan excavator dan merusak lingkungan sekitar. Aktivitas tersebut berada dalam wilayah hukum Polsek Batang Natal.

Ia menyebut lokasi PETI berada di Desa Sipogu dan Tombang Kaluang. Selain itu, Andris menduga masih ada titik tambang ilegal lain di wilayah Kecamatan Batang Natal.

Menurut Andris, kondisi ini sulit diterima. Ia menilai aparat kepolisian seharusnya mengetahui situasi di wilayah hukumnya sendiri.

“Tidak lazim rasanya jika seluruh personil Polsek Batang Natal termasuk Kapolsek dan Kanit Reskrim nya tidak mengetahui situasi di wilayah hukumnya sendiri terkait aktivitas PETI,” ucap Andris, Senin (10/02/26).

Andris juga menyoroti langkah aparat yang hanya memasang spanduk larangan PETI. Ia menilai tindakan tersebut tidak efektif dan tidak menyentuh akar masalah.

Namun Andris juga mengungkapkan, jika hanya tindakan membentangkan spanduk himbauan dilarang melakukan aktivitas PETI itu kesan nya hanya sebagai pencitraan semata.

Ia kemudian merujuk pemberitaan salah satu media online. Media tersebut menyebut personel Tipidter Krimsus Mabes Polri sempat melakukan operasi penindakan pada 14 November 2025 di Kecamatan Batang Natal.

Meski demikian, aktivitas PETI tetap berlanjut setelah operasi tersebut. Penambangan emas ilegal masih menggunakan excavator.

“Namun setelah itu aktivitas PETI menggunakan Excavator masih terus berlanjut makanya kita menilai tindakan yang dilakukan aparat penegak hukum terkait aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal diduga hanya seremonial belaka,” ucapnya.

Atas kondisi tersebut, Andris berharap pimpinan Polri segera mengambil langkah tegas. Ia meminta Kapolda Sumatera Utara mengevaluasi kinerja jajaran di Mandailing Natal.

“Harapan kedepannya semoga Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Bapak Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.IK.MH agar Segera Mengevaluasi Kinerja Jajarannya di Wilayah Hukum Polres Mandailing Natal Terkhususnya Kapolsek Batang Natal ,” harapnya. (Magrifatulloh)

 

Penulis : Magrifatulloh

Editor : Yudi

Berita Terkait

Menjaga Jejak Pengabdian: Anjangsana Pemkab Banjarnegara di Usia ke-455
Penutupan Kebun Binatang Bandung Picu Polemik, Karyawan Tuntut Kepastian Pesangon
KP2C Terapkan Sistem Siaga Sederhana, Warga Bantaran Kali Bekasi Diminta Pahami Status Kesiagaan
LSM Harimau Brebes Geruduk PT GEI, Tuntut Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal dan Tak Diskriminasi
Bekal Menuju Baitullah, 1.296 Calon Jemaah Haji Brebes Matangkan Kesiapan Spiritual dan Kesehatan
Yonif 407/Padmakusuma Siap Penugasan, Asops Kasdam IV/Diponegoro Tekankan Kesiapan Tempur
Stadion Wibawamukti Bekasi Direhabilitasi Bertahap, Ditingkatkan ke Standar Internasional
Dilema Investasi Peternakan di Brebes, Lahan Zona Hijau Kecamatan Larangan Jadi Perdebatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:25 WIB

Menjaga Jejak Pengabdian: Anjangsana Pemkab Banjarnegara di Usia ke-455

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:08 WIB

Penutupan Kebun Binatang Bandung Picu Polemik, Karyawan Tuntut Kepastian Pesangon

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

KP2C Terapkan Sistem Siaga Sederhana, Warga Bantaran Kali Bekasi Diminta Pahami Status Kesiagaan

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:22 WIB

LSM Harimau Brebes Geruduk PT GEI, Tuntut Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal dan Tak Diskriminasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:57 WIB

Yonif 407/Padmakusuma Siap Penugasan, Asops Kasdam IV/Diponegoro Tekankan Kesiapan Tempur

Berita Terbaru