Santunan BPJS Ketenagakerjaan Tembus Ratusan Juta di Banjarnegara, Momentum May Day 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana dalam momentum Peringatan hari buruh international 2026 memberikan santuan kecelakaan kerja untuk para buruh.(Dok.Kominfo Bna/Berita fakta.id)

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana dalam momentum Peringatan hari buruh international 2026 memberikan santuan kecelakaan kerja untuk para buruh.(Dok.Kominfo Bna/Berita fakta.id)

Banjarnegara,Berita Fakta.id
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Banjarnegara dimanfaatkan sebagai momentum penguatan jaminan sosial tenaga kerja. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarnegara menyalurkan santunan kematian dan kecelakaan kerja dengan total nilai ratusan juta rupiah kepada para ahli waris pekerja.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarnegara menyalurkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Apung Surya Yudha, Jumat (1/5/2026).

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, kepada lima ahli waris pekerja dari berbagai sektor, mulai dari pekerja rentan, perangkat desa, hingga karyawan swasta.

Program ini merupakan bagian dari upaya mendorong terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Banjarnegara.

Salah satu santunan terbesar diberikan kepada ahli waris almarhum Rizki Rumuat, karyawan PT Katraco Putra Selaras, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Total manfaat yang diterima mencapai Rp163.275.780.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banjarnegara, Amalia Ayuni, menjelaskan bahwa santunan kecelakaan kerja dihitung sebesar 48 kali upah yang dilaporkan.

“Penting bagi pekerja dan pengusaha untuk melaporkan upah secara riil. Selain santunan tunai, kami juga memberikan beasiswa untuk dua anak almarhum, mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi, dengan total potensi mencapai Rp174 juta,” ujarnya.

Selain pekerja formal, santunan juga diberikan kepada pekerja rentan yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dua pekerja rentan, yakni almarhum Miswanto dan almarhum Sujati dari Desa Giritirta, masing-masing menerima santunan kematian sebesar Rp42 juta.

Manfaat serupa juga diberikan kepada keluarga almarhum Aman Supriyadi, perangkat RT/RW Desa Depok, Kecamatan Bawang, serta seorang pengajar keagamaan.

Amalia menegaskan bahwa kehadiran negara melalui program jaminan sosial sangat penting dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga pekerja.

“Jangan sampai ketika tulang punggung keluarga meninggal dunia, yang tersisa hanya duka. Dengan santunan ini, diharapkan ekonomi keluarga tetap stabil dan anak-anak dapat melanjutkan pendidikan,” katanya.

Meski penyaluran manfaat terus berjalan, tingkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Banjarnegara masih menjadi tantangan. Hingga saat ini, cakupan kepesertaan baru mencapai 22,76 persen dari target 33,66 persen pada 2026.

Masih terdapat sekitar 57.000 pekerja yang belum terlindungi, terutama dari sektor UMKM dan pekerja informal seperti petani, pedagang, dan penderes.

Untuk mendorong peningkatan kepesertaan, pemerintah memberikan relaksasi iuran bagi pekerja informal pada 2026. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2025, iuran program kecelakaan kerja dan kematian diturunkan dari Rp16.800 menjadi Rp8.400 per bulan tanpa mengurangi manfaat.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, mengapresiasi kontribusi para pekerja sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

“Momentum May Day 2026 dengan tema ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’ harus menjadi titik tolak untuk memperkuat sinergi. Kami juga mengapresiasi perusahaan yang konsisten memenuhi kewajiban jaminan sosial bagi karyawannya,” ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan juga terus menggencarkan edukasi melalui rumah ibadah dan lembaga kemasyarakatan desa (LKD), guna memperluas perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Banjarnegara. (Bas)

Berita Terkait

Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Saat Hendak Berobat di RS Hermina Madiun, Polisi Selidiki Kasusnya
Luncurkan Gerakan Gropyokan, Pemkot Tegal Tekan Timbunan Sampah Menuju Zero Waste 2029
Tekan Angka Stunting, PT Indomarco Prismatama Salurkan 250 Paket Nutrisi untuk Anak Brebes
Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak
Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar
Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:51 WIB

Santunan BPJS Ketenagakerjaan Tembus Ratusan Juta di Banjarnegara, Momentum May Day 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:28 WIB

Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Saat Hendak Berobat di RS Hermina Madiun, Polisi Selidiki Kasusnya

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:52 WIB

Luncurkan Gerakan Gropyokan, Pemkot Tegal Tekan Timbunan Sampah Menuju Zero Waste 2029

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:57 WIB

Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:48 WIB

Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar

Berita Terbaru