x

Diduga Akibat Tungku, Rumah Warga di Kutabanjarnegara Banjarnegara Ludes di Lalap Sijago Merah

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Sep 2026 12:43 23 redaksi

BANJARNEGARA — Sebuah rumah milik warga di kawasan padat penduduk RT 03 RW 05, Kelurahan Kutabanjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, ludes dilalap si jago merah, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar karena lokasi kejadian berada di tengah permukiman yang padat.

Rumah tersebut diketahui milik Syiam jadi Suwito (88). Beruntung, saat insiden terjadi, pemilik rumah sedang berada di luar sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Berdasarkan keterangan di lokasi, dugaan sementara api berasal dari percikan tungku tradisional yang berada di dekat tumpukan kayu serta bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam rumah.

Proses pemadaman yang dilakukan secara mandiri oleh warga sempat mengalami kendala berat. Selain akses jalan yang berada di tengah perkampungan padat, warga kesulitan mendapatkan pasokan air.

“Saat itu kebetulan aliran PDAM sudah mati dalam beberapa hari terakhir, selain itu banyak sumur warga yang kering sehingga semakin menyulitkan warga untuk memadamkan api,” ujar Rez salah satu warga di lokasi.

Warga setempat hanya bisa berjibaku memadamkan api menggunakan sisa air seadanya dari rumah-rumah sekitar, sementara api terus membesar dan menjalar ke bagian atap serta menghanguskan bagian tengah bangunan. Api bahkan sempat berpotensi merembet ke rumah-rumah di sekitar lokasi kejadian.

Beruntung, ketegangan warga sedikit mereda setelah dua unit armada pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi.

Petugas langsung bergerak cepat melakukan penyisiran di sejumlah titik api. Berkat kesigapan petugas gabungan dan warga setempat, api yang sempat menjalar ke bangunan tetangga berhasil dicegah.

Tepat pukul 09.00 WIB atau satu jam setelah kejadian, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas.

Masrifan (38), salah satu anggota keluarga korban, membenarkan bahwa rumah tersebut dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya saat musibah terjadi.

“Penyebab kebakaran diduga berasal dari tungku yang masih menyala, namun untuk kepastiannya saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” ujar Masrifan kepada awak media.

Saat ini, pihak terkait masih menghitung kerugian materiil akibat musibah kebakaran tersebut, sementara warga bersama pihak kelurahan bergotong-royong membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran. (**a)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x