Tegal, Beritafakta.id – Fenomena menarik terjadi di Politeknik Purbaya Tegal. Sebelum resmi diwisuda, sebagian besar mahasiswa perguruan tinggi vokasi tersebut telah diterima bekerja di berbagai perusahaan industri. Bahkan, sejumlah lulusan sudah aktif bekerja jauh sebelum mengenakan toga pada momen Wisuda ke-V yang digelar di Syailendra Convention Hall, Hotel Grand Dian Slawi, Sabtu (8/11/2025).
Direktur Politeknik Purbaya, Muhammad Nursyams Hilmi, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian para lulusan yang berhasil terserap dunia kerja sebelum kelulusan.
“Lulusan kali ini luar biasa dan membanggakan. Banyak di antara mereka yang sudah terserap industri bahkan sebelum diwisuda. Tahun ini jumlahnya meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar Hilmi.
Dari Program Studi Teknik Mesin, tercatat 10 dari 13 wisudawan telah bekerja di sektor manufaktur. Sementara dari Teknik Informatika, lebih dari separuh lulusan sudah bekerja bahkan sebelum menerima ijazah. Sebagian lainnya memilih merintis usaha di bidang teknologi dan industri kreatif digital.
“Ini bukti bahwa lulusan kami siap kerja dan berdaya saing. Mereka tidak hanya memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan industri, tetapi juga semangat wirausaha,” tambah Hilmi.
Tahun ini, Politeknik Purbaya mewisuda 67 Ahli Madya dari dua program studi dengan tema “Kolaborasi untuk Meningkatkan SDM Unggul.”
Lulusan terbaik diraih oleh Vivi dari Teknik Informatika dengan IPK 3,80, disusul Rival dari Teknik Mesin dengan IPK 3,53.
Perkuat Link and Match dengan Dunia Industri
Hilmi menjelaskan, kampus yang kini berlokasi di Gedung Putih, Jalan Merapi (belakang Kantor Pemkab Tegal) itu terus berbenah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan fasilitas. Salah satu langkah strategis yang tengah ditempuh yaitu merintis Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) agar lulusan memperoleh sertifikat kompetensi resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Selain itu, Politeknik Purbaya juga tengah memproses izin pembukaan Program Studi Administrasi Perkantoran Digital guna memperluas pilihan pendidikan vokasi di Kabupaten Tegal.
Apresiasi dari Pemerintah dan Legislator
Acara wisuda turut dihadiri Staf Ahli Bupati Tegal Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Nurhafid Junaedi, yang mewakili Bupati Tegal; Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd.; serta Anggota Komisi X DPR RI sekaligus Pembina Yayasan Pertiwi, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, M.M.
Dalam sambutannya, Nurhafid Junaedi menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Purbaya yang dinilai berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja dan siap berwirausaha.
“Wisuda ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari kontribusi nyata membangun bangsa. Pendidikan vokasi seperti ini sangat strategis karena menghasilkan tenaga terampil yang dibutuhkan industri,” ujarnya.
Sementara itu, Abdul Fikri Faqih memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan agar terus meningkatkan kompetensi di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.
“Wisuda bukan garis akhir, tapi titik nol untuk bekerja. Dunia digital harus dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan, bukan sekadar hiburan,” pesannya.
Fikri juga menilai capaian Politeknik Purbaya sebagai bukti keberhasilan konsep link and match antara kampus dan industri.
“Sebelum diwisuda sudah bekerja, artinya hubungan kampus dengan dunia usaha dan industri berjalan sangat baik. Ini patut menjadi contoh bagi kampus vokasi lainnya,” tutupnya.
(Rusmono)






