Progres Konstruksi Flyover Nurtanio Capai 65%, Solusi Kurangi Kemacetan dan Dukung Operasional Kereta Whoosh

Jumat, 14 November 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Pembangunan Flyover Nurtanio di Kota Bandung terus menunjukkan perkembangan positif. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga melaporkan progres konstruksi telah mencapai 65% hingga awal November 2025. Proyek strategis ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025 dan sejauh ini berjalan sesuai rencana.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa pembangunan flyover tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi kemacetan serta menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi pada perlintasan sebidang di kawasan Andir.

“Konektivitas antarwilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Flyover ini menjadi solusi dari permasalahan lalu lintas di kawasan yang padat,” ujar Menteri Dody.

Memasuki minggu kedua November 2025, pekerjaan proyek difokuskan pada persiapan pengecoran badan jembatan dan penyelesaian abutment 2 (A2). Selain itu, beberapa pekerjaan struktur juga dipercepat agar proses penyambungan bentang jembatan dapat diselesaikan tepat waktu.

Flyover Nurtanio memiliki panjang 550 meter dan menghubungkan Jalan Dr. Abdulrachman Saleh dengan Jalan L.M.U. Nurtanio (Jalan Garuda). Flyover ini dibangun melintas di atas perlintasan sebidang rel kereta api di kawasan Andir, salah satu titik rawan kemacetan yang disebabkan pertemuan arus kendaraan dari empat arah sekaligus serta tingginya frekuensi perjalanan kereta api.

Dengan hadirnya flyover tersebut, arus lalu lintas di Jalan Abdurrahman Saleh, Jalan Garuda, dan kawasan Andir diproyeksikan menjadi jauh lebih lancar. Tundaan akibat palang pintu kereta akan teratasi, sekaligus meningkatkan kelancaran akses menuju berbagai pusat kegiatan masyarakat.

Proyek ini juga menjadi salah satu dukungan infrastruktur yang memperlancar operasional Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) dan KA Feeder Padalarang–Bandung, yang meningkatkan intensitas perlintasan rel dan berpotensi memicu kemacetan jika tidak ditangani.

Flyover Nurtanio dirancang untuk menambah kapasitas jalan yang semula empat lajur menjadi enam lajur, sekaligus menghilangkan hambatan perlintasan sebidang. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Secara teknis, konstruksi flyover menggunakan struktur bore pile dan rangka baja pada bentang tengah untuk memastikan kekuatan maksimal serta meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan lalu lintas di bawahnya.

Selain mengurai kemacetan, flyover ini juga diharapkan menjadi simpul penting dalam jaringan transportasi perkotaan di wilayah Bandung Utara, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan keselamatan jalan serta membangun konektivitas nasional berbasis transportasi terpadu.

(*)

Berita Terkait

PIP Indonesia Perkuat Peran Pemuda Lewat Halal Bihalal dan Rakertah 2026
Simulasi Latihan Kesiapan Kesatuan Hadapi Kontijensi Di Purbalingga
Sidang Lanjutan Kasus BOK Puskesmas Kutasari, Ada Kelebihan Pesanan Makanan dan Snack, Kelebihan Masuk Ke Rekening Pribadi Kepala Puskesmas
Lawan Banjir dengan Inovasi, Pemuda Desa Mojohagung Sulap Bantaran Sungai Jadi Koridor Alpukat
DPD RI: Temuan BPK Harus Jadi Perbaikan Nyata, Bukan Sekadar Catatan
Panitia ALJIRO SMANSA Matangkan Reuni Akbar, Rektor Universitas Diponegoro Beri Dukungan Penuh
Digempur 36 Juta Serangan Siber, Pemkab Banjarnegara Perkuat CSIRT dan Bongkar Celah Keamanan Sistem.
Silaturahmi Pensiunan Keuangan dan Logistik di Bandung: Hangatkan Kebersamaan, Eratkan Persaudaraan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:46 WIB

PIP Indonesia Perkuat Peran Pemuda Lewat Halal Bihalal dan Rakertah 2026

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Simulasi Latihan Kesiapan Kesatuan Hadapi Kontijensi Di Purbalingga

Kamis, 23 April 2026 - 21:12 WIB

Lawan Banjir dengan Inovasi, Pemuda Desa Mojohagung Sulap Bantaran Sungai Jadi Koridor Alpukat

Kamis, 23 April 2026 - 20:54 WIB

DPD RI: Temuan BPK Harus Jadi Perbaikan Nyata, Bukan Sekadar Catatan

Kamis, 23 April 2026 - 12:16 WIB

Panitia ALJIRO SMANSA Matangkan Reuni Akbar, Rektor Universitas Diponegoro Beri Dukungan Penuh

Berita Terbaru

SPORT

Samator Rebut Peringkat Ketiga Proliga 2026

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:07 WIB