Kota Tegal, Beritafakta.id – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tegal menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung peluncuran program angkutan sekolah gratis bertajuk “Prima Bahari”, sebuah inisiatif Pemerintah Kota Tegal yang ditujukan untuk meringankan biaya transportasi orang tua serta meningkatkan keselamatan pelajar. Hal tersebut disampaikan Ketua Organda Kota Tegal, Popo, pada Rabu (19/11/2025).
Popo mengungkapkan bahwa program angkutan sekolah gratis ini sejatinya telah diusulkan sejak tahun 2017 melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Lombok. Setelah melalui proses panjang, pada tahun ini Pemerintah Kota Tegal dan Kabupaten Tegal akhirnya memberikan dukungan penuh.
“Alhamdulillah, program Organda ini telah disetujui oleh Pemerintah Kota Tegal dan Pemerintah Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Organda bersama sejumlah pihak terkait menggelar rapat koordinasi untuk membahas rute transportasi aglomerasi di wilayah Brebes, Kota Tegal, dan Kabupaten Tegal (Bregas). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Terminal Dukuhsalam, Slawi, yang dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kota Tegal, serta DPC Organda dari tiga wilayah tersebut.
Selain pembahasan rute, agenda pertemuan juga mencakup rencana uji coba angkutan sekolah menggunakan angkot. Untuk tahap percobaan, Kota Tegal menyiapkan 10 unit armada yang akan beroperasi secara gratis dan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dikelola oleh koperasi.
Popo menegaskan bahwa Organda berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini secara profesional, sebab pelayanan publik harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Uang rakyat kembali untuk rakyat,” tegasnya.
Saat ini, proses koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan uji coba dapat berjalan optimal. Popo menyampaikan bahwa sosialisasi program akan disebarkan melalui berbagai media agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini.
Ia juga menyinggung tindak lanjut hasil pembahasan yang merujuk pada Surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 500/17/2025 tertanggal 8 Juli 2025 mengenai dukungan pengembangan transportasi terintegrasi dengan tempat wisata dan wilayah kabupaten/kota. Dalam surat itu, masing-masing daerah diminta menginventarisasi angkutan umum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanannya.
Lebih jauh, Popo memastikan bahwa kehadiran angkutan sekolah gratis tidak akan mengganggu bisnis angkutan umum lainnya, melainkan menjadi program kolaboratif yang menguntungkan semua pihak.
“Ini adalah kemitraan yang baik dan jelas mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Program “Prima Bahari” diharapkan bisa menjadi solusi transportasi aman, nyaman, dan gratis bagi pelajar, sekaligus memperkuat layanan transportasi publik di wilayah Bregas.
(rusmono)






