KPK dan Pemkab Banjarnegara Gelar Rakor Perkuat Pencegahan Korupsi

Jumat, 21 November 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara, Beritafakta.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan yang bersih harus dibangun sejak tahap perencanaan hingga pengadaan barang dan jasa. Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi antara KPK Wilayah Jawa Tengah–DIY dan Pemkab Banjarnegara di Aula Sasana Karya Praja, Rabu (19/11/2025).

Rakor yang digelar Inspektorat Banjarnegara ini dihadiri bupati, pimpinan dan anggota DPRD, serta seluruh kepala OPD. Dari KPK hadir Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan, Azril Zah, serta Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi Penindakan, Arief Rahman.

Azril Zah menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran dan memastikan setiap usulan pembangunan sesuai kebutuhan publik. Ia mengingatkan masih banyak ditemukan masalah dalam pengadaan barang/jasa, seperti spesifikasi tidak sesuai aturan, kedekatan dengan vendor, hingga pemberian gratifikasi. “Ini tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

Sementara itu, Arief Rahman menyoroti pengawasan terhadap legislatif, terutama terkait masih ditemukannya mekanisme dana aspirasi (pokir) yang tidak semestinya. Ia menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari perencanaan, bukan hanya pengawasan.

Bupati Banjarnegara, Dr. Amalia Desiana, menyatakan komitmennya memperkuat pengawasan di seluruh perangkat daerah. Ia menyambut baik kehadiran lengkap anggota DPRD dalam rakor tersebut. “Ini menjadi pedoman bagi kami untuk perbaikan di tahun berikutnya,” ujarnya.

Rakor juga diisi dialog terbuka antara KPK, DPRD, dan OPD, yang membahas upaya membangun persepsi pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Bas

Berita Terkait

PIP Indonesia Perkuat Peran Pemuda Lewat Halal Bihalal dan Rakertah 2026
Simulasi Latihan Kesiapan Kesatuan Hadapi Kontijensi Di Purbalingga
Sidang Lanjutan Kasus BOK Puskesmas Kutasari, Ada Kelebihan Pesanan Makanan dan Snack, Kelebihan Masuk Ke Rekening Pribadi Kepala Puskesmas
Lawan Banjir dengan Inovasi, Pemuda Desa Mojohagung Sulap Bantaran Sungai Jadi Koridor Alpukat
DPD RI: Temuan BPK Harus Jadi Perbaikan Nyata, Bukan Sekadar Catatan
Panitia ALJIRO SMANSA Matangkan Reuni Akbar, Rektor Universitas Diponegoro Beri Dukungan Penuh
Digempur 36 Juta Serangan Siber, Pemkab Banjarnegara Perkuat CSIRT dan Bongkar Celah Keamanan Sistem.
Silaturahmi Pensiunan Keuangan dan Logistik di Bandung: Hangatkan Kebersamaan, Eratkan Persaudaraan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:46 WIB

PIP Indonesia Perkuat Peran Pemuda Lewat Halal Bihalal dan Rakertah 2026

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Simulasi Latihan Kesiapan Kesatuan Hadapi Kontijensi Di Purbalingga

Kamis, 23 April 2026 - 21:12 WIB

Lawan Banjir dengan Inovasi, Pemuda Desa Mojohagung Sulap Bantaran Sungai Jadi Koridor Alpukat

Kamis, 23 April 2026 - 20:54 WIB

DPD RI: Temuan BPK Harus Jadi Perbaikan Nyata, Bukan Sekadar Catatan

Kamis, 23 April 2026 - 12:16 WIB

Panitia ALJIRO SMANSA Matangkan Reuni Akbar, Rektor Universitas Diponegoro Beri Dukungan Penuh

Berita Terbaru

SPORT

Samator Rebut Peringkat Ketiga Proliga 2026

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:07 WIB