Rutan Batam Ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Virtual, Fokus pada Asta Cita Presiden dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi Dan Pemasyarakatan

Selasa, 18 Februari 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, beritafakta.id – Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam mengikuti pengarahan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Drs. Mashudi, secara virtual pada Senin (17/02).

Dalam kesempatan ini, Dirjenpas menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih baik dengan berpedoman pada Asta Cita Presiden RI serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Dirjenpas menyoroti beberapa isu krusial yang harus menjadi fokus utama seluruh jajaran pemasyarakatan, di antaranya pemberantasan peredaran narkoba, pungutan liar, serta penggunaan handphone di dalam lapas dan rutan yang harus diberantas tanpa kompromi. Beliau menekankan bahwa keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan pemasyarakatan harus dijaga dengan ketat demi mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Lebih lanjut, Dirjenpas juga menyoroti program ketahanan pangan di lapas dan rutan. Optimalisasi lahan kosong yang tersedia menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian pangan di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Hal ini sejalan dengan upaya pemberdayaan warga binaan melalui program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan, Kakanwil dan Kepala UPT diminta untuk menyiapkan produk UMKM unggulan yang dapat menjadi ikon masing-masing lapas dan rutan.

Selain itu, Dirjenpas juga mengajak seluruh jajaran pemasyarakatan untuk melaksanakan program bantuan sosial kepada masyarakat dengan bekerja sama kepada Bank BRI dan Pihak ke-3. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran sosial lapas dan rutan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dalam aspek dukungan manajemen pemasyarakatan, Dirjenpas membahas pentingnya penataan teknis bahan makanan (BAMA) guna mewujudkan dapur sehat di seluruh lapas dan rutan. Selain itu, beliau juga menyoroti peran Inkopasindo Pusat dalam pengembangan layanan wartelpas yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan teknis pemasyarakatan yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga binaan serta mendukung transformasi sistem pemasyarakatan yang lebih profesional dan modern.
Melalui pengarahan ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan dapat terus berkomitmen dalam meningkatkan layanan pemasyarakatan yang lebih baik dan bermanfaat bagi Masyarakat.

Simon T

Berita Terkait

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Baru Bebas Tahun Lalu, Residivis Narkoba di Bumiayu Kembali Diciduk Satresnarkoba Polres Brebes
HUT Depok ke-27 Cuma Seremoni, Warga Sawangan Tagih Jalan Rusak dan Janji yang Mangkrak
Kades Rancasari Wamin Gerak Cepat, Perbaikan dan Normalisasi Saluran Air Dangkal di Wilayahnya
Tongkat Komando Berganti, Lapas IIB Brebes Sambut Kalapas Baru dengan Semangat Baru
Sosialisasi Manajemen Talenta di DPU Brebes: Perkuat Infrastruktur Berkualitas dan Layanan Bersih Tanpa Korupsi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Rabu, 29 April 2026 - 21:30 WIB

Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik

Rabu, 29 April 2026 - 21:28 WIB

Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes

Rabu, 29 April 2026 - 21:26 WIB

Baru Bebas Tahun Lalu, Residivis Narkoba di Bumiayu Kembali Diciduk Satresnarkoba Polres Brebes

Rabu, 29 April 2026 - 15:54 WIB

HUT Depok ke-27 Cuma Seremoni, Warga Sawangan Tagih Jalan Rusak dan Janji yang Mangkrak

Berita Terbaru