Menteri Dody Tinjau Daerah Irigasi Kalibawang di Kulonprogo, Dorong Pemerataan Air untuk Swasembada Pangan

Minggu, 11 Mei 2025 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Kulon Progo – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya meninjau jaringan irigasi pada Daerah Irigasi Kalibawang di Kabupaten Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Minggu (11/5/2025). Pekerjaan rehabilitas jaringan irigasi Kalibawang akan dilaksanakan Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak pada 2025 guna mendukung percepatan program swasembada pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Dody mengatakan rehabilitasi jaringan irigasi Kalibawang penting dilakukan untuk pemerataan air bagi para petani dari hulu hingga ke hilir. Terlebih, untuk mengantisipasi petani kesulitan mendapatkan air irigasi saat musim kemarau.

“Kunjungan kami kesini untuk memastikan bahwa infrastruktur yang kita usulkan untuk perbaikan sesuai dengan kriteria yang menjadi kesepakatan bersama. Tadi kelihatan ada beberapa titik yang longsor sehingga perlu kita perbaiki agar kehilangan air dapat diminimalkan,” kata Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Kalibawang sudah disiapkan, yg kita mulai tahun 2025 ini sampai dengan semua jaringan irigasi berkinerja baik. “Lelang sudah selesai, dan pekerjaan akan fisik segera dimulai. Dan selama pelaksanaan akan disesuaikan dengan kesepakatan pemda dengan para petani agar supaya pekerjaan kami dalam merehab irigasi ini tidak mengganggu musim tanam para petani,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody berharap dengan rehabilitasi jaringan irigasi Kalibawang dapat memberikan manfaat melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari semula 215% menjadi 260%, sehingga berdampak positif pada peningkatan produksi padi dan kesejahteraan petani di Kulon Progo serta DI. Yogyakarta.

“Pada prinsipnya, bagaimana kita dapat mensejahterakan rakyat melalui dukungan irigasi untuk pertanian. Harapan kami dengan Inpres Irigasi nanti juga dapat menjangkau perbaikan – perbaikan di tingkat paling bawah (tersier),”kata Menteri Dody.

Daerah Irigasi Kalibawang memiliki panjang saluran primer 26,34 km dan panjang saluran sekunder 118,81 km dengan luas layanan 7.152 hektare yang mencakup Kecamatan Kalibawang, Kokap, Nanggulan, Sentolo, Pengasih, Wates, dan Temon.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dody juga sempat berinteraksi dengan para petani penerima manfaat dan menerima aspirasi para petani untuk terus meningkatkan layanan air irigasi DI Kalibawang. Rehabilitasi jaringan pada Daerah Irigasi Kalibawang, khususnya Kilometer 4 di Kelurahan Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang dinilai cukup mendesak untuk diperbaiki karena sudah banyak saluran sekunder yang dalam kondisi rusak pasangan batunya atau putus karena longsor dan ambles.

“Sampai saat ini Alhamdulillah layanan air untuk irigasi Kalibawang sudah banyak memberikan maanfaat bagi para petani, pola tanamnya padi, padi, palawija. Tentu dengan inisiatif Kementerian PU memperbaiki yang rusak – rusak itu, tentunya kami mengucapkan banyak terima kasih,” kata salah satu petani asal Banjarharjo, Widodo.

Turut hadir dalam tinjauan, Bupati Kulonprogo Agung Setyawan, Wakil Bupati Kulonprogo Ambar Purwoko, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Gatut Bayuadji. (*)

Berita Terkait

Emil Audero Masuk Radar Juventus Lagi? Fans Timnas Happy, Juventini Deg-Degan
Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal
Menjaga Malam Ramadan: Wakapolsek Pancoranmas Serukan Perang terhadap Tawuran dan Miras
Respon Cepat Polda Bali Mengungkap Pelaku Penculikan WNA Ukraina. Terbitkan DPO dan Red Notice
Dukungan Sistem Digital Terintegrasi untuk Pemindahan ASN ke IKN
Ramadan 2026: SMSI Tangsel Gaspol Berbagi Takjil, Soliditas Makin Kuat
SDN 2 jlamprang Wonosobo Giat Mujahadah Bersama Guna Bahas Kemajuan Sekolah.
Polda Jateng Godok Program Unggulan “Valet and Ride” di Polres Brebes, Persiapan Mudik Idul Fitri 1447/H
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 03:17 WIB

Emil Audero Masuk Radar Juventus Lagi? Fans Timnas Happy, Juventini Deg-Degan

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:33 WIB

Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:38 WIB

Menjaga Malam Ramadan: Wakapolsek Pancoranmas Serukan Perang terhadap Tawuran dan Miras

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:12 WIB

Respon Cepat Polda Bali Mengungkap Pelaku Penculikan WNA Ukraina. Terbitkan DPO dan Red Notice

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:04 WIB

Ramadan 2026: SMSI Tangsel Gaspol Berbagi Takjil, Soliditas Makin Kuat

Berita Terbaru

Antrean truk kontainer menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk bongkar-muat menimbulkan kemacetan di Jl. Jampea Raya, Jakarta Utara. Di balik klaim fleksibilitas, sopir trailer sebenarnya menunggu tanpa jeda, siap dipanggil kapan saja tanpa kepastian istirahat. (Dok: Project M/Henry)

Berita

Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal

Minggu, 1 Mar 2026 - 02:33 WIB