Barang Bukti Teroris Ikut Dibakar! Polisi dan Jaksa Jaktim Musnahkan Narkoba hingga Rokok Ilegal

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Beritafakta.id – Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim) bersama Polres Metro Jakarta Timur membakar barang bukti skala besar dari lima jenis kejahatan berat, termasuk perkara terorisme, narkotika, dan rokok ilegal. Aksi pemusnahan yang digelar pada Selasa (27/5/2025) ini langsung dipimpin Plt. Kajari Tjakra Suyana Eka Putra, S.H., M.H., dan Kapolres Metro Jaktim, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly.

Yang mengejutkan, barang bukti perkara terorisme juga ikut dibakar habis! Mulai dari dokumen, buku ideologi radikal, hingga laptop dan flashdisk dihancurkan total untuk menghilangkan potensi penyalahgunaan kembali.

Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan di Hadapan Publik

Pemusnahan yang digelar di halaman kantor Kejari Jaktim ini disaksikan langsung oleh aparat, tokoh masyarakat, dan media. Berikut data pemusnahan:

109 Perkara Narkotika: Ganja, sabu, ekstasi, dan alat isap dibakar dan digilas hingga tak bersisa.

73 Perkara Terorisme: Buku, dokumen, HP, laptop, hingga flashdisk dihancurkan dengan dibakar dan digilas.

1 Perkara Cukai Ilegal: 425.480 batang rokok tanpa cukai dibakar menggunakan incinerator.

108 Perkara Kamnegtibum & Oharda: Senjata tajam, kunci T, dan linggis dimusnahkan dengan gerinda dan pembakaran.

2 Perkara Obat Ilegal: 31.389 butir obat ilegal dihancurkan.

Satya Wirawan, S.H., M.H., selaku Kasi BB & Barang Rampasan Kejari Jaktim, menegaskan pemusnahan ini sebagai bukti komitmen kejaksaan dalam menegakkan hukum secara transparan. “Semua barang bukti ini sudah inkracht. Kami musnahkan terbuka agar tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Plt. Kajari Jaktim, Tjakra Suyana, bahkan mengungkap keheranannya atas banyaknya perkara terorisme yang masuk ke wilayah Jakarta Timur. “Hampir semua kasus diarahkan ke sini. Mungkin karena yurisdiksi, tapi ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Kapolres Jaktim Nicolas Ary Lilipaly juga mengungkap operasi besar penindakan premanisme di wilayahnya. Dari 157 yang ditangkap, 20 ditahan karena terbukti melakukan kekerasan dan intimidasi.

“Jakarta Timur bukan lagi zona merah. Kami pastikan kejahatan tidak punya tempat,” tegas Kapolres.

Jakarta Timur Siap Jadi Wilayah Aman

Kolaborasi antara jaksa dan polisi dalam pemusnahan ini bukan hanya simbol penegakan hukum, tapi juga komitmen untuk menjadikan Jakarta Timur sebagai kawasan yang bebas dari ancaman kejahatan.

“Kami bersihkan dari narkoba, terorisme, dan premanisme. Jakarta Timur harus jadi tempat tinggal yang aman untuk semua,” pungkas Kajari.(*)

Berita Terkait

Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Optimalkan Perangkat ETLE Yang Dimiliki, Baik ETLE Statis, ETLE Mobile Handheld, Maupun ETLE Drone Patrol Presisi
Panitia SILATBAR PALIKO 2026 Gelar Rapat Pleno Persiapan
Siap Gelar Operasi Patuh Candi 2026 di Purbalingga
Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional di Kebon Sirih
Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan
Upacara Hari Lahir Pancasila di Mapolres Purbalingga, Satu Personel Naik Pangkat dan Tiga Purnabakti
Kebakaran Usaha Laundry di Makasar, Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jelang Operasi Patuh 2026, Korlantas Optimalkan Perangkat ETLE Yang Dimiliki, Baik ETLE Statis, ETLE Mobile Handheld, Maupun ETLE Drone Patrol Presisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:46 WIB

Panitia SILATBAR PALIKO 2026 Gelar Rapat Pleno Persiapan

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Siap Gelar Operasi Patuh Candi 2026 di Purbalingga

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:16 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG, Ayam Tidak Boleh Dipotong Lebih dari 14 Bagian

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:57 WIB

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional di Kebon Sirih

Berita Terbaru

Umum

Kpercayaan Masyarakat Kembali di Pertanyakan

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:15 WIB