Borong Harapan di Tanah Wombru: Ketika TNI Membeli, Bukan Sekadar Membantu

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wombru Papua, Beritafakta.id – Distrik Mage’abume Kabupaten Puncak. Di tanah tinggi Papua, di balik bukit dan rimbunnya semak, suara kehidupan tetap bergema—meski perlahan. Kali ini, bukan senjata yang bicara. Bukan barisan patroli yang bergerak. Melainkan senyum hangat dan langkah ringan prajurit dari Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti yang melalui Pos Pintu Jawa, membawa sebuah pesan sederhana: membantu, bukan hanya dengan tangan, tapi juga dengan hati. (29/6).

Kegiatan pembinaan teritorial itu dilakukan dengan cara yang paling manusiawi—memborong hasil pertanian milik warga Kampung Wombru. Pisang manis, nanas segar, dan lombok merah yang menggantung rapi di tangan petani, hari itu dibeli langsung oleh personel Satgas, dipimpin oleh Serda Irsal. Tak ada tawar-menawar. Tak ada hitung untung-rugi. Hanya ada keikhlasan dan niat menghidupkan kembali roda ekonomi warga yang nyaris beku.

“Kami tak ingin sekadar memberi, kami ingin warga merasakan hasil kerja keras mereka dihargai. Membeli adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap keringat petani,” ucap Serda Irsal sembari menenteng karung berisi buah.

Kegiatan itu bukan semata soal logistik. Ia adalah jembatan emosional antara aparat dan rakyat. Antara penjaga negeri dan pemilik tanah yang diam-diam merindukan kedamaian.

Danpos Pintu Jawa, Letda Inf Risal, melihat kegiatan ini sebagai bagian dari strategi lembut membangun Papua dari akarnya.

“Kesejahteraan tak melulu soal bantuan. Terkadang cukup dengan hadir sebagai pembeli, sebagai sahabat yang peduli. Dari sinilah kepercayaan tumbuh, dan dari kepercayaan itulah keamanan perlahan kembali,” tuturnya dengan mata teduh memandang ladang warga.

Di antara tumpukan pisang dan semilir angin dataran tinggi Wombru, tampak senyum ibu-ibu yang tak lagi khawatir hasil kebunnya membusuk. Mereka tahu, hari itu ada yang datang bukan hanya untuk menjaga, tapi juga untuk memulihkan.

Dan dari tanah Papua yang subur namun kerap gelisah, lahirlah harapan baru—dalam bentuk transaksi sederhana, namun bermakna dalam.

Satgas Yonif 700/Wyc tak hanya hadir dengan seragam dan senjata. Mereka hadir sebagai bagian dari denyut nadi kehidupan warga. Dan dari setiap pisang yang diborong, dari setiap lombok yang dibeli, tumbuhlah ikatan tak kasat mata: antara TNI dan rakyat—erat, tulus, dan lestari.(*)

Berita Terkait

Kreativitas Pemuda Gumelem Hidupkan Pasar Takjil Ramadan, Ratusan UMKM Ramaikan Sore Ngabuburit.
Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung
Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel
Tersangka MA Sudah Ditetapkan, GM GRIB Jaya Madina Minta Kejari Periksa Politisi partai berinisial MR Soal Aliran Dana Smart Village
Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.
Tegal Raya Sepakat Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
KPI Hidupkan Kembali Budaya Mendengar Radio, Ratusan Perangkat Dibagikan ke Pekerja Sektor Informal di Banjarnegara.
Tausiyah Ramadan di Rutan Banjarnegara: Wabup Ajak Warga Binaan Menjemput Hidayah Lewat Taubat.
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:19 WIB

Kreativitas Pemuda Gumelem Hidupkan Pasar Takjil Ramadan, Ratusan UMKM Ramaikan Sore Ngabuburit.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:40 WIB

Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:54 WIB

Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:10 WIB

Tersangka MA Sudah Ditetapkan, GM GRIB Jaya Madina Minta Kejari Periksa Politisi partai berinisial MR Soal Aliran Dana Smart Village

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:16 WIB

Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.

Berita Terbaru

Berita

UNTARA Berbagi Dan Buka Puasa Bersama 1447 H

Minggu, 8 Mar 2026 - 15:58 WIB