DPD RI Kawal Implementasi Program Sekolah Rakyat di DIY

Rabu, 30 Juli 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Provinsi DIY, Ahmad Syauqi Soeratno, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 Bantul pada Senin (28/7). Kegiatan dalam masa reses tersebut dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi pengelola dan peserta didik SRMA 19 terkait kebutuhan dan tantangan pendidikan pada program Sekolah Rakyat.

Dalam kunjungannya, Ahmad Syauqi meninjau ruang kelas, asrama, dan sarana pendukung lainnya. Ia mengatakan bahwa Sekolah Rakyat memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
“Sekolah ini bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi ruang hidup dan harapan bagi anak-anak yang gigih melawan keterbatasan,” ujar Syauqi.

Saat kegiatan dialog berlangsung, tenaga pendidik, kepala sekolah, dan siswa menyampaikan bahwa fasilitas pendidikan yang tersedia masih sangat terbatas dan mendesak untuk segera ditingkatkan guna mendukung proses pembelajaran yang layak.

“Kami masih kesulitan belajar karena kurangnya buku pelajaran dan peralatan laboratorium. Kamar asrama pun belum memadai untuk seluruh siswa,” ungkap Puti, salah satu siswa SRMA 19 Bantul.

Program Sekolah Rakyat di Provinsi DIY diluncurkan di dua kabupaten yakni di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul. Meski sudah diluncurkan sejak tanggal 14 Juli 2025, sejumlah fasilitas di SRMA 19 Bantul belum lengkap. Syauqi mengatakan DPD RI berkomitmen untuk memastikan implementasi program Sekolah Rakyat seperti di SRMA 19 Bantul sesuai dengan formulasi kebijakan nasional. Data yang didapatkan di lapangan akan dibawa dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Kementerian dan Lembaga terkait.
“Negara wajib hadir di sini, dan kita akan perjuangkan agar kebutuhan mereka benar-benar ditindaklanjuti, ” tegas Ahmad Syauqi.

Ahmad Syauqi juga menegaskan pentingnya dukungan konkret terhadap program terobosan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pembelajaran masyarakat ini, melalui model pendidikan berasrama seperti SRMA.
Dukungan itu dapat dilakukan melalui evaluasi rutin, pendampingan dan tindak lanjut nyata agar kualitas pembelajarannya sesuai dengan rencana awal digagasnya program ini. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial DIY, Disdikpora DIY, dan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso.*

Berita Terkait

Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung
Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel
Tersangka MA Sudah Ditetapkan, GM GRIB Jaya Madina Minta Kejari Periksa Politisi partai berinisial MR Soal Aliran Dana Smart Village
Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.
Tegal Raya Sepakat Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
KPI Hidupkan Kembali Budaya Mendengar Radio, Ratusan Perangkat Dibagikan ke Pekerja Sektor Informal di Banjarnegara.
Tausiyah Ramadan di Rutan Banjarnegara: Wabup Ajak Warga Binaan Menjemput Hidayah Lewat Taubat.
Radio Academy Digelar di Banjarnegara, Pemda Dorong Inovasi Siaran Radio di Era Digital.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:40 WIB

Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:54 WIB

Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:16 WIB

Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:16 WIB

Tegal Raya Sepakat Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:42 WIB

KPI Hidupkan Kembali Budaya Mendengar Radio, Ratusan Perangkat Dibagikan ke Pekerja Sektor Informal di Banjarnegara.

Berita Terbaru

Bisnis

Berkah Ramadan, UMKM Pertamina Raup Omzet Berlipat

Sabtu, 7 Mar 2026 - 11:47 WIB