Kementerian PU Percepat Renovasi 37 Sekolah Rakyat Tahap 1B, Siap Fungsional 31 Juli 2025

Rabu, 30 Juli 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat penyelesaian 37 Sekolah Rakyat Tahap Ib yang ditargetkan fungsional pada 31 Juli 2025. Sebelumnya sebanyak 63 Sekolah Rakyat Tahap I selesai 100% dan telah dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar pada tahun ajaran baru 2025/2026 sejak 14 Juli 2025.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia.

“Setiap anak dari keluarga miskin harus memiliki akses ke pendidikan berkualitas dan lingkungan yang sehat,” kata Presiden Prabowo.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu implementasi visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

“Kementerian PU memberikan dukungan infrastruktur terbaik agar anak-anak Indonesia memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas. Program ini menjadi wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada kelompok rentan,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Kementerian PU terus memastikan progres renovasi Sekolah Rakyat Tahap Ib berjalan sesuai jadwal dengan nilai kontrak Rp206,17 miliar. Penanganan Sekolah Rakyat Tahap Ib sama dengan Tahap I yakni merenovasi ruang-ruang sentra terpadu bangunan eksisting milik Kementerian Sosial, bangunan Gedung aset Pemerintah Daerah (Provinsi/Kab/Kota), dan Perguruan Tinggi yang akan dialihfungsikan menjadi fasilitas Sekolah Rakyat.

Dukungan sarana dan prasarana meliputi fasilitas ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, mushola, lapangan, rumah dinas guru, ruang makan, UKS, dan lainnya.

Kementerian PU dalam mendukung program Sekolah Rakyat Tahap Ib secara intensif telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial maupun kementerian/lembaga terkait serta Pemerintah Daerah guna mempercepat pekerjaan konstruksi sesuai usulan lokasi dan hasil survei. Program ini difokuskan pada penyediaan fasilitas pendidikan dasar di kawasan prasejahtera dan daerah terpencil, dilengkapi dengan sarana air bersih, sanitasi, dan kelistrikan off-grid untuk meningkatkan akses pendidikan yang inklusif.

Adapun sebaran 37 lokasi Sekolah Rakyat Tahap Ib tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Selain pelaksanaan 100 titik Sekolah Rakyat Tahap I dan Ib, Kementerian PU juga menyiapkan pekerjaan renovasi Sekolah Rakyat tambahan untuk Tahap Ic di 49 titik dengan proyeksi anggaran sekitar Rp235 miliar. Lokasi-lokasi ini diprioritaskan di wilayah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi dan kesiapan lahan.

Selanjutnya juga tengah disiapkan pembangunan secara permanen Sekolah Rakyat Tahap II dengan lahan yang disiapkan Pemerintah Daerah sekitar 5-10 hektare. Direncanakan Sekolah Rakyat Tahap II selesai untuk tahun ajaran 2026/2027 dan nantinya siswa yang telah masuk pada Tahap I akan dipindahkan ke lokasi Tahap II.

Sekolah Rakyat Tahap II direncanakan dapat menampung hingga 1.000 siswa tiap sekolah dengan fasilitas gedung sekolah SD, SMP SMA. Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang menyediakan pendidikan dalam format sekolah berasrama (boarding school) untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. (*)

Berita Terkait

Beri pengarahan Kepada Karyawan BKK Mandiraja, Bupati Amalia; Anggap Kantor Seperti Rumah Sendiri Agar Laba Meluncur dan Karyawan Sejahtera
Wujud Toleransi Antarumat Beragama, Pemkab Banjarnegara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Iman.
Demi Swasembada Pangan, Kementerian Transmigrasi Dukung Kebijakan Penetapan Lahan Sawah Ditangani Pemerintah Pusat
Pastikan Ketenangan Warga Saat Lebaran, Brebes Mulai Gelar Operasi Ketupat Candi
Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026
Program MBG Tidak Efektif dan Tidak Tepat Sasaran
Kunjungi Poltek STIA LAN, Menteri PANRB Ajak DPR dan Akademisi Berkolaborasi Perkuat SDM Aparatur untuk Akselerasi Prioritas Pembangunan
Jasa Marga Kebut Pekerjaan Preservasi Seluruh Ruas Jalan Tol Selesai Sesuai Target, Pastikan Mudik Lebaran Aman & Nyaman
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:35 WIB

Beri pengarahan Kepada Karyawan BKK Mandiraja, Bupati Amalia; Anggap Kantor Seperti Rumah Sendiri Agar Laba Meluncur dan Karyawan Sejahtera

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:31 WIB

Wujud Toleransi Antarumat Beragama, Pemkab Banjarnegara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Iman.

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:12 WIB

Demi Swasembada Pangan, Kementerian Transmigrasi Dukung Kebijakan Penetapan Lahan Sawah Ditangani Pemerintah Pusat

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:05 WIB

Pastikan Ketenangan Warga Saat Lebaran, Brebes Mulai Gelar Operasi Ketupat Candi

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:13 WIB

Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru