BKSAP Sambut Deklarasi New York: Seruan Global Akhiri Perang Gaza dan Krisis Kemanusiaan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyambut baik Deklarasi hasil Konferensi Internasional Tingkat Tinggi tentang Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina, yang diselenggarakan dan dipimpin oleh Arab Saudi dan Prancis. Deklarasi memuat seruan kuat bagi implementasi Two State Solution sebagai jalan keluar berkelanjutan dari konflik Palestina–Israel. Deklarasi ini didukung oleh Türkiye, Prancis, Arab Saudi, Brasil, Kanada, Mesir, Indonesia, Irlandia, Italia, Jepang, Yordania, Meksiko, Norwegia, Qatar, Senegal, Spanyol, Inggris, Uni Eropa, dan Liga Arab.

Deklarasi tersebut mempertegas bahwa hanya dengan pendekatan politik yang menyeluruh dan didukung jaminan internasional yang kredibel, perdamaian sejati di kawasan dapat dicapai. Deklarasi juga mencakup seruan untuk penghentian permanen permusuhan, pembebasan sandera, pertukaran tahanan, pengembalian jenazah, serta penarikan penuh pasukan militer dari Gaza.

Puluhan tahun penjajahan Israel atas Palestina telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat memprihatinkan. Sejak 7 Oktober 2023 saja, lebih dari 60.000 warga Palestina dilaporkan kehilangan nyawa akibat serangan militer di Gaza. Krisis ini kian mengkhawatirkan dengan meningkatnya kelaparan akut dan kematian anak-anak akibat blokade akses pangan oleh Israel. BKSAP sangat menyesalkan tragedi kemanusiaan ini dan menyerukan dibukanya akses penuh bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.

BKSAP juga mencatat usulan pembentukan badan transisi administratif di Gaza di bawah Otoritas Palestina, serta proses pelucutan senjata, demobilisasi, dan reintegrasi (DDR) sebagai bagian dari tahapan pascakonflik yang perlu dirancang secara adil dan bertanggung jawab dalam pembahasan konferensi tersebut.

Sebagai aktor diplomasi parlemen, BKSAP DPR RI menegaskan kembali bahwa dukungan terhadap Two State Solution yang didasarkan pada perbatasan 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina, merupakan prinsip utama yang tidak dapat dinegosiasikan dalam proses perdamaian. Keanggotaan penuh Palestina di PBB juga harus menjadi bagian dari agenda diplomasi global yang adil dan setara.

BKSAP mendorong semua pihak, baik negara-negara anggota PBB, organisasi regional, maupun lembaga internasional, untuk mengawal komitmen ini dan memastikan bahwa proses damai berjalan inklusif, terukur, dan bebas dari tekanan sepihak.

Berita Terkait

Bagikan 100 Bungkus Takjil untuk Masyarakat
Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan
Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.
Polsek Karangreja dan Bhayangkari Bagikan 100 Paket Takjil
Tak Hanya Hafal 30 Juz, Polwan Ini Dalami Cabang Ilmu Al-Qur’an Lebih Lanjut
Natalius Pigai Batalkan Debat HAM, Prof Uceng Tantang Diskusi Terbuka
Ubah Paradigma RSUD Brebes dalam Pelayanan Pasien, Direktur Adhi : Keramahan Petugas Dedikasi Kami
Refleksi Ramadan dan Implementasinya dalam Reformasi Birokrasi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 22:42 WIB

Bagikan 100 Bungkus Takjil untuk Masyarakat

Senin, 2 Maret 2026 - 22:29 WIB

Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

Senin, 2 Maret 2026 - 21:31 WIB

Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.

Senin, 2 Maret 2026 - 21:24 WIB

Polsek Karangreja dan Bhayangkari Bagikan 100 Paket Takjil

Senin, 2 Maret 2026 - 21:09 WIB

Tak Hanya Hafal 30 Juz, Polwan Ini Dalami Cabang Ilmu Al-Qur’an Lebih Lanjut

Berita Terbaru

Berita

Bagikan 100 Bungkus Takjil untuk Masyarakat

Senin, 2 Mar 2026 - 22:42 WIB