PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pegguna kendaraan listrik saat mengisi daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Pengembangan solusi digital untuk ekosistem kendaraan listrik, seperti SPKLU dan layanan electric vehicle (EV) lainnya yang terintegrasi dengan PLN Mobile adalah salah satu strategi beyond kWh dari PLN. Strategi ini merupakan bagian dari visi PLN untuk menjadi perusahaan Energy as a Service (EaaS).

Ilustrasi pegguna kendaraan listrik saat mengisi daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Pengembangan solusi digital untuk ekosistem kendaraan listrik, seperti SPKLU dan layanan electric vehicle (EV) lainnya yang terintegrasi dengan PLN Mobile adalah salah satu strategi beyond kWh dari PLN. Strategi ini merupakan bagian dari visi PLN untuk menjadi perusahaan Energy as a Service (EaaS).

 

beritafakta.id — PT PLN (Persero) berhasil mencetak sejarah dengan masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025 sebagai salah satu perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia. Pencapaian ini merupakan buah transformasi digital menyeluruh dan strategi diversifikasi bisnis yang menghasilkan pendapatan dari bisnis di luar sektor kelistrikan (beyond kWh).

Pada tahun 2024, PLN membukukan pendapatan beyond kWh sebesar Rp13,23 triliun, melonjak 28,69% dibanding tahun 2023 yang mencatat Rp10,28 triliun. Kontribusi pendapatan ini berasal dari berbagai sektor, seperti layanan jaringan dan jasa telekomunikasi Iconnet, layanan energi terbarukan/Renewable Energy Certificate (REC), pengembangan infrastruktur kendaraan listrik (EV), jasa pemeliharaan, layanan digital berbasis energi, hingga penyediaan platform smart grid dan sistem manajemen energi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa masuknya PLN ke dalam Fortune Global 500 merupakan hasil nyata dari transformasi yang dilakukan perusahaan, sehingga mendorong pendapatan perusahaan.

“Prestasi ini merupakan bukti keberhasilan transformasi digital dan beyond kWh yang dijalankan. Ini bukan hanya pengakuan terhadap skala usaha kami, tetapi juga terhadap daya saing dan ketahanan bisnis PLN dalam menjawab dinamika global,” ujar Darmawan.

Ia melanjutkan, PLN terus mempercepat transformasi digital di seluruh lini bisnis guna meningkatkan efisiensi operasional, keandalan pasokan, dan kualitas layanan pelanggan. Transformasi ini menjadi bagian integral dari strategi korporasi untuk mendukung agenda transisi energi nasional sekaligus memperkuat peran PLN sebagai penggerak utama elektrifikasi dan dekarbonisasi di Indonesia.

Darmawan menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar pengadopsian teknologi, tetapi juga mencerminkan perubahan kultur, proses kerja, dan model layanan untuk menjawab tantangan energi masa depan.

“Transformasi digital PLN adalah pilar utama dalam mempercepat elektrifikasi, memperluas energi bersih, dan membangun pelayanan pelanggan yang modern, efisien, dan terhubung secara real-time. PLN harus hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penyedia solusi energi,” ucapnya.

Selain transformasi digital, PLN juga terus memperkuat strategi beyond kWh sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus menjawab kebutuhan energi yang semakin kompleks dan dinamis. Strategi ini menandai transisi PLN dari sekadar penyedia listrik menjadi penyedia solusi energi terintegrasi berbasis teknologi, inovasi, dan keberlanjutan.

“Strategi beyond kWh adalah lompatan besar PLN dalam mengubah model bisnis menjadi lebih customer-centric dan berorientasi solusi. Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menghadirkan nilai, efisiensi, dan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola energi mereka,” kata Darmawan.

Dirinya mengatakan, strategi beyond kWh merupakan bagian dari visi PLN untuk menjadi perusahaan Energy as a Service (EaaS), di mana pelanggan dapat memperoleh layanan menyeluruh terkait energi mulai dari pembangkitan, manajemen beban, efisiensi, hingga transisi ke energi hijau. Ke depan, PLN akan terus melanjutkan agenda transformasi dan memperluas kontribusi beyond kWh, termasuk pengembangan produk berbasis Internet of Things (IoT), smart metering, serta pembentukan ekosistem energi berbasis komunitas dan industri.

Berita Terkait

Epson: Teknologi Dye-Sublimation Bikin Bisnis Cetak Tumbuh 8 Kali Lipat
Raih Dua Penghargaan, PLN Icon Plus Lanjutkan Rekam Jejak Prestasi Tingkat Asia
Di Balik Lepas Landas, Pertamina Pastikan Pasokan dan Kualitas Avtur
Industri Tekstil ASEAN Beralih ke Digital, Epson–IDC Ungkap Tren
Epson Pertegas Arah 2026: Inovasi Hijau dan Ekspansi B2B Jadi Tumpuan
Epson Luncurkan Proyektor Portabel Lifestudio, Gabungkan Gaya Hidup dan Hiburan Modern
Terobosan Epson: SureColor G6030, DTF Resmi Hadir
Epson Hadirkan EcoTank Baru, Jaminan Efisiensi Cetak Bisnis
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:12 WIB

Epson: Teknologi Dye-Sublimation Bikin Bisnis Cetak Tumbuh 8 Kali Lipat

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:01 WIB

Raih Dua Penghargaan, PLN Icon Plus Lanjutkan Rekam Jejak Prestasi Tingkat Asia

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:49 WIB

Di Balik Lepas Landas, Pertamina Pastikan Pasokan dan Kualitas Avtur

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:15 WIB

Industri Tekstil ASEAN Beralih ke Digital, Epson–IDC Ungkap Tren

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:56 WIB

Epson Pertegas Arah 2026: Inovasi Hijau dan Ekspansi B2B Jadi Tumpuan

Berita Terbaru

Berita

Bagikan 100 Bungkus Takjil untuk Masyarakat

Senin, 2 Mar 2026 - 22:42 WIB