Tempati Lahan Sawah Dilindungi, Operasional Obyek Wisata Walicung Paguyangan Brebes Diminta Dihentikan

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Senin (25/8/2025)
Kawasan wisata Walicung di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terancam sanksi lantaran berdiri di atas Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan menggunakan sumber air yang seharusnya untuk kepentingan irigasi pertanian.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Tata Ruang DPSDATR Brebes, Asyari, saat dikonfirmasi.

“Walicung menempati tanah LSD. Kita memang baru dengar akhir-akhir ini dan setelah dicek memang melanggar tata ruang,” tegas Asyari.

Selain masalah status tanah, wahana air yang ada di dalam objek wisata tersebut juga menggunakan sumber mata air irigasi. Menurut Asyari, kondisi ini bisa berdampak pada pasokan air bagi petani setempat.

Belum Kantongi Izin

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Brebes, Eko Supriyanto, mengungkapkan bahwa objek wisata Walicung hingga kini belum mengantongi izin dari Pemkab Brebes.

“Kalau ditanya sudah ada izin dari pemkab atau belum, saya jawab belum ada. Kami hanya memberikan rekomendasi, nanti yang mengeluarkan izin dari Bupati,” jelas Eko.

Eko menambahkan, proses perizinan wisata Walicung akan menemui banyak kendala. Utamanya, karena status lahan yang ditempati merupakan Lahan Sawah Dilindungi, yang tidak boleh dibangun sebelum ada perubahan status dari Kementerian ATR/BPN.

Selain itu, izin pariwisata membutuhkan berbagai syarat seperti PBG (IMB), amdal, andalalin, dan izin lokasi. Namun, pada tahap awal pun, Walicung belum memiliki rekomendasi alih fungsi lahan.

“Pihak DPSDATR sudah menegur soal status lahan. Kami dari pariwisata juga sudah datang dan mengingatkan agar tidak beroperasi sebelum izin keluar,” tambah Eko.

Pengelola Klaim Masih Urus Izin

Sementara itu, pengelola objek wisata Walicung, Muhammad Mujib, menyatakan pihaknya masih dalam proses pengurusan seluruh perizinan yang dibutuhkan.

“Kami sudah mengantongi NIB dan sedang dalam proses pengurusan izin operasional. Status lahan yang masih LSD juga sedang kami ajukan untuk pelepasan status agar bisa sesuai kebutuhan obyek wisata,” jelas Mujib.

Ia berharap, seluruh persyaratan bisa segera terpenuhi agar operasional wisata Walicung tidak lagi bermasalah di kemudian hari.


📝 Penulis: Tim Redaksi

Berita Terkait

Fery Wawan Cahyono: Momentum Lebaran Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah di Tengah Pengaruh Geopolitik Global
KDMP Kaliwinasuh Berdiri Dekat Alfamart, Kades: Tujuannya Menggerakkan Ekonomi Warga.
HKA Siapkan Layanan Optimal di Tol Sumatra Guna Jamin Kenyamanan Pemudik Lebaran 2026
Wamensos Salurkan Santunan Rp440 Juta untuk Korban Longsor Pandanarum Banjarnegara.
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
Polda Jateng Imbau Pengusaha Angkutan Patuhi Pembatasan Kendaraan Selama Arus Mudik Lebaran 2026.
Wakil Bupati Bulukumba Apresiasi Panitia RCC Ramadhan Chill and Culinary 2026
RCC Bulukumba Hadirkan Wadah UMKM Selama Ramadan, Sudah Berjalan Empat Tahun.
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIB

Fery Wawan Cahyono: Momentum Lebaran Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah di Tengah Pengaruh Geopolitik Global

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:54 WIB

KDMP Kaliwinasuh Berdiri Dekat Alfamart, Kades: Tujuannya Menggerakkan Ekonomi Warga.

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:40 WIB

HKA Siapkan Layanan Optimal di Tol Sumatra Guna Jamin Kenyamanan Pemudik Lebaran 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:22 WIB

Wamensos Salurkan Santunan Rp440 Juta untuk Korban Longsor Pandanarum Banjarnegara.

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:20 WIB

Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina

Berita Terbaru