Inspiratif, Asyila Farm Group Bumiayu Donasikan 70% Keuntungan untuk Yatim Piatu

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Sebuah komitmen sosial yang langka dijalankan oleh Syamsul Kaerudin, pemilik Asyila Farm Group. Pria yang aktif sebagai Ketua Forki Kabupaten Brebes ini mengungkapkan bahwa 70% dari keuntungan perusahaannya secara rutin disalurkan untuk membina anak yatim piatu.

Bagi Syamsul, tindakan ini bukan sekadar donasi, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari kesuksesan bisnisnya. “Dalam setiap rezeki yang kita peroleh, ada hak orang lain yang mustahik (yang berhak menerimanya),” ujarnya, mengutip filosofi yang mendasari aksinya.

Yang luar biasa, langkah filantropis ini justru menjadi berkah yang melipatgandakan rezeki usahanya. Syamsul membagikan pengalamannya, “Alhamdulillah, dengan mendonasikan 70% keuntungan untuk anak yatim piatu, rezeki saya tidak berkurang, malah semakin bertambah,” jelasnya saat diwawancarai pada Senin (6/10).

Di balik kesuksesan sosialnya, Asyila Farm sendiri adalah sebuah bisnis yang terus berkembang. Bermula dari peternakan sapi dan kambing pada tahun 2020 di Dukuh Bandung, Bumiayu, Brebes, usaha ini melayani kebutuhan hewan untuk ibadah qurban dan aqiqah, serta konsumsi. Jenis ternaknya pun beragam, mulai dari domba sakub khas Brebes, kambing jawa, domba gendel, hingga ikan lele.

Ekspansi pun tak terelakkan. Kini, Asyila Farm tidak hanya berkutat di sektor peternakan. Syamsul telah melebarkan sayapnya dengan mendirikan klub sepak bola Arsyila Farm FC dan bahkan merambah dunia hiburan melalui label Asyila Farm Entertainment.

Namun, komitmennya tak berhenti di situ. Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Asyila Farm Group menjalin kemitraan strategis dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kemitraan ini dirancang mencakup program jangka pendek dan panjang, yang fokus pada:

1. Program Ketahanan Pangan BUMDes Berkelanjutan.
2. Program Ketahanan Pangan Terpadu (Peternakan, Perikanan, dan Pertanian).
3. Program Kemitraan ‘Start dan Finish’ yang mengintegrasikan proses dari pembelian hingga penjualan.
4. Program Pembuatan Kandang Berkualitas dengan sistem bebas bau.
5. Penerapan Sistem Penggemukan dan Pembibitan yang profesional.

Berita Terkait

Belum Terima Ganti Rugi, Warga Pinang Hadang Alat Berat Pengembang
Menu Makanan Bergizi Gratis Disoal, Wali Murid Desak Evaluasi Dapur SPPG
PDI Perjuangan Brebes Tegaskan Jawa Tengah Tetap Kandang Banteng
Jalan Sehat Dies Natalis ke 24 SMK Nurul Islam Larangan Disambut Meriah Ribuan Siswa dan Warga
Mental Baja Livin’ Mandiri Bawa Kemenangan Dramatis atas Popsivo Polwan
Menteri PU Tinjau Longsor Cisarua, 6 Alat Berat Dikerahkan untuk Evakuasi
Kejutan Proliga 2026, Jakarta Garuda Jaya Tumbangkan Juara Bertahan Bhayangkara Presisi
Menteri PU Tinjau Normalisasi Sungai Aek Doras untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana Sumut
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:15 WIB

Belum Terima Ganti Rugi, Warga Pinang Hadang Alat Berat Pengembang

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:02 WIB

Menu Makanan Bergizi Gratis Disoal, Wali Murid Desak Evaluasi Dapur SPPG

Senin, 26 Januari 2026 - 14:14 WIB

PDI Perjuangan Brebes Tegaskan Jawa Tengah Tetap Kandang Banteng

Senin, 26 Januari 2026 - 11:42 WIB

Jalan Sehat Dies Natalis ke 24 SMK Nurul Islam Larangan Disambut Meriah Ribuan Siswa dan Warga

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:55 WIB

Mental Baja Livin’ Mandiri Bawa Kemenangan Dramatis atas Popsivo Polwan

Berita Terbaru