Literasi & Kreativitas Jadi Satu: Festival Literasi Banjarnegara Tumbuhkan Potensi Ekonomi Rakyat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA — Wakil Bupati Banjarnegara, H. Wakhid Jumali, Lc., secara resmi membuka Festival Literasi Banjarnegara Tahun 2025 di Basement Perpustakaan Daerah, Selasa (21/10/2025). Acara ini mengusung tema “Semangat Berliterasi Membangun Kreativitas dan Nilai Ekonomi Banjarnegara” dan akan berlangsung selama tiga hari.

Festival ini menyatukan elemen edukasi, budaya, dan ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan seperti gelar wicara, lokakarya, lomba, hingga pameran literasi dan UMKM. Tujuannya tak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis kreativitas dan literasi masyarakat.

Literasi sebagai Pondasi Pembangunan

Dalam sambutannya, Wabup Wakhid menegaskan komitmen Pemkab Banjarnegara dalam menumbuhkan budaya literasi di seluruh lapisan masyarakat—dari warga, guru, pustakawan, hingga relawan literasi.

“Literasi bukan hanya soal membaca, tapi tentang membentuk karakter, menumbuhkan ide, dan mendorong inovasi. Ini adalah fondasi penting untuk membangun Banjarnegara yang cerdas dan berdaya saing,” ujarnya.

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, yang menurut Wabup memiliki nilai sejarah perjuangan yang patut dijadikan inspirasi generasi muda.

Festival ini juga menjadi ajang apresiasi bagi para pelaku literasi, seperti:

📚 Lomba Bertutur Siswa SD/MI Tingkat Kabupaten:

  • 🥇 Fauziah Athifa Wardah Supriyadi – SDN 1 Piasa Wetan

  • 🥈 Aysha Mikayla Syalwa Fauzi – SDN 1 Karangkobar

  • 🥉 Yumna Naomi Aqila – MI Muhammadiyah Sampang

📖 Lomba Perpustakaan Desa 2025:

  • 🥇 Perpustakaan Oemah Bening – Desa Bojanegara, Sigaluh

  • 🥈 Perpustakaan Rakjat – Desa Bakal, Batur

  • 🥉 Perpustakaan Ruang Pintar – Desa Bedana, Kalibening

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Banjarnegara, Arief Rahman, menjelaskan bahwa festival ini adalah puncak dari serangkaian kegiatan literasi yang telah dimulai sejak April 2025.

Salah satu daya tarik festival ini adalah pameran literasi dan ekonomi kreatif yang diikuti oleh 15 stan dari berbagai lembaga, sekolah, dan komunitas.

Beberapa aktivitas unik di antaranya:

  • 📖 Stan PKK Banjarnegara: Tukar lima botol plastik bekas dengan buku atau bibit tanaman.

  • 🎨 Stan SMPN 1 Bawang: Membaca puisi, berpantun, hingga live painting.

  • Stan Disperindagkop: Menyajikan kopi khas Banjarnegara dari Koperasi Pageland Kasmaran Pagentan, sambil berdiskusi soal sejarah dan potensi komoditas lokal tersebut.

Darsono, pelaku usaha kopi Banjarnegara, menyebut bahwa potensi kopi lokal sangat besar, namun hilirisasi masih menjadi tantangan utama.

“Produksi baru 20 ton tahun ini. Kalau bisa diproses di sini, nilai jualnya akan naik drastis,” jelasnya.

Kepala Dinas Kominfo Banjarnegara, Sagiyo, SIP, menambahkan bahwa literasi juga menyentuh aspek sejarah, seperti halnya kopi.

“Kata ‘kopi’ berasal dari akar kata kaffah yang berarti menyeluruh. Di masa lalu, kopi digunakan sebagai sarana diskusi dan menyatukan pikiran. Literasi tentang kopi adalah literasi budaya,” ucapnya.

Sejarawan Prof. Purnawan Basundoro dari Universitas Airlangga turut menambahkan bahwa Banjarnegara memiliki jejak historis sebagai daerah penghasil kopi sejak masa tanam paksa.

“Hingga tahun 1861, sekitar 65.000 pikul kopi dari wilayah Banyumas diekspor ke Eropa. Ini adalah warisan ekonomi dan sejarah yang layak dikembangkan kembali,” jelasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelajar, pelaku UMKM, dan dunia pendidikan, Festival Literasi Banjarnegara 2025 menjadi wujud nyata bahwa literasi bukan sekadar urusan buku, melainkan motor penggerak perubahan sosial, budaya, dan ekonomi daerah.(bas)

Berita Terkait

CAHAYA RAMADHAN DI BALIK TEMBOK KEBEBASAN,HARU DAN HARAPAN WARNAI PEMBUKAAN PESANTREN KILAT DI RUTAN BATAM
Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.
Ubah Paradigma RSUD Brebes dalam Pelayanan Pasien, Direktur Adhi : Keramahan Petugas Dedikasi Kami
Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadan, Karutan Batam Hadiri Buka Puasa Bersama Wali Kota Batam
Wakapolsek Pancoranmas Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Jami Nurul Yaqin Cipayung
Menjaga Malam Ramadan: Wakapolsek Pancoranmas Serukan Perang terhadap Tawuran dan Miras
Gerindra Banjarnegara Rayakan HUT ke-18, Tegaskan Komitmen Kawal Program Presiden dan Ekonomi Lokal
Ramadan 2026: SMSI Tangsel Gaspol Berbagi Takjil, Soliditas Makin Kuat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:44 WIB

CAHAYA RAMADHAN DI BALIK TEMBOK KEBEBASAN,HARU DAN HARAPAN WARNAI PEMBUKAAN PESANTREN KILAT DI RUTAN BATAM

Senin, 2 Maret 2026 - 21:31 WIB

Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.

Senin, 2 Maret 2026 - 14:47 WIB

Ubah Paradigma RSUD Brebes dalam Pelayanan Pasien, Direktur Adhi : Keramahan Petugas Dedikasi Kami

Senin, 2 Maret 2026 - 13:52 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadan, Karutan Batam Hadiri Buka Puasa Bersama Wali Kota Batam

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wakapolsek Pancoranmas Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Jami Nurul Yaqin Cipayung

Berita Terbaru

Berita

Bagikan 100 Bungkus Takjil untuk Masyarakat

Senin, 2 Mar 2026 - 22:42 WIB