Beasiswa Patriot Siap Diluncurkan Januari 2026, Cetak Generasi Tangguh untuk Kawasan Transmigrasi

Senin, 10 November 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rempang, Batam — Kementerian Transmigrasi akan meluncurkan Beasiswa Patriot pada 5 Januari 2026, sebagai langkah strategis mencetak generasi unggul yang siap mengabdi di kawasan transmigrasi.

Program ini menggandeng tujuh perguruan tinggi nasional serta sejumlah universitas internasional ternama, seperti Technical University of Munich (TUM) di Jerman dan Stanford University di Amerika Serikat.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara di hadapan guru besar dan Tim Ekspedisi Patriot Kawasan Transmigrasi Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (6/11).

“Tanggal 5 Januari nanti saya buka. Akan ada kelas reguler dan kelas khusus, di mana peserta kelas khusus akan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad),” ujar Menteri Iftitah.

Peluang Studi ke Kampus Dunia

Menteri Iftitah menambahkan, penerima beasiswa dengan prestasi luar biasa akan mendapat kesempatan melanjutkan studi doktoral ke kampus terbaik dunia seperti MIT, Harvard, Oxford, dan Cambridge.

“Kalau terus diunggulkan, kita akan kirim mereka ke MIT, Stanford, Harvard, Oxford, atau Cambridge. Tujuannya melahirkan SDM unggul Indonesia,” tegasnya.

Pembinaan Akademik dan Karakter

Peserta Beasiswa Patriot akan menjalani satu bulan matrikulasi di kampus utama, dilanjutkan 18 bulan pendidikan lapangan di kawasan transmigrasi, serta 6–12 bulan pengabdian masyarakat.

“Contohnya, mahasiswa ITB tetap di Bandung dulu satu bulan, baru ke lapangan 18 bulan, lalu pengabdian masyarakat enam bulan sampai satu tahun,” jelas Menteri Iftitah.

Selain aspek akademik, peserta akan dibimbing oleh tiga pamong, masing-masing untuk bidang pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Pembentukan karakter dilakukan bersama TNI, guna menanamkan kedisiplinan dan ketangguhan.

“Dua pamong dari kampus untuk knowledge dan skill, satu pamong dari TNI untuk attitude. Mereka akan punya kakak asuh dari kalangan perwira TNI yang melatih karakter,” ujarnya.

Dorong Percepatan Pengembangan Kawasan

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Iftitah juga mengajak seluruh Tim Ekspedisi Patriot dan akademisi untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pengembangan kawasan transmigrasi.

“Waktu kita tidak banyak. Mari percepat pendataan dan kontribusi agar kawasan ini lebih maju dan bergairah. Semoga kolaborasi ini menjadi jalan untuk kemajuan bangsa,” tutupnya.

Berita Terkait

Kecelakaan Lalu Lintas, Siswa MAN 1 Brebes dan Ibu Tewas Saat akan Betangkat Study Tour
Direktur LBH Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkipli, S.H: “China Membangun Negaranya, dan Alam Kita pun Rusak Dibuatnya”
Pagelaran HUT Kota Tangerang Selatan ke-17 Gaungkan Semangat Pemuda Rukun dan Berbudaya
Bakti Sosial Reserse Polri ke-78, Satreskrim Polres Kendal Berbagi Kasih dengan Anak Yatim
Ahmad Rosano Bantah Tuduhan Sebagai Pengusaha Beras
Tukang Becak Brebes Terima Bantuan Becak Listrik, Dari Presiden Prabowo Subianto
Culik Dua Warga Magelang, Empat DC Sleman Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Tekan Kebocoran Retribusi, Pemkab Brebes Uji Coba Sistem E-parkir
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:43 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas, Siswa MAN 1 Brebes dan Ibu Tewas Saat akan Betangkat Study Tour

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:46 WIB

Direktur LBH Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkipli, S.H: “China Membangun Negaranya, dan Alam Kita pun Rusak Dibuatnya”

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:37 WIB

Pagelaran HUT Kota Tangerang Selatan ke-17 Gaungkan Semangat Pemuda Rukun dan Berbudaya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bakti Sosial Reserse Polri ke-78, Satreskrim Polres Kendal Berbagi Kasih dengan Anak Yatim

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:25 WIB

Ahmad Rosano Bantah Tuduhan Sebagai Pengusaha Beras

Berita Terbaru

daerah

Ahmad Rosano Bantah Tuduhan Sebagai Pengusaha Beras

Sabtu, 6 Des 2025 - 17:25 WIB