Papua, 24 November 2025 — Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, menyambut positif instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Kesehatan untuk membangun 66 rumah sakit berstandar tinggi di seluruh Indonesia. Ia menilai langkah itu menjadi peluang penting untuk menjawab ketimpangan layanan kesehatan, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Filep menilai Papua membutuhkan fasilitas kesehatan canggih yang mampu menangani penyakit tidak menular, terutama jantung. Berdasarkan data Kemenkes, prevalensi penyakit jantung di Papua Tengah mencapai 1,65%, tertinggi kedua secara nasional.
“Jika RS canggih dibangun di Papua, masyarakat tidak perlu keluar daerah atau keluar negeri untuk mendapat layanan terbaik. Ini soal keadilan akses kesehatan,” tegas Filep.
Ia menyebut tingginya angka kematian akibat terlambat diagnosis menjadi bukti mendesaknya pembangunan fasilitas modern. Menurutnya, pembangunan rumah sakit berteknologi tinggi di Papua penting untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa dan memperkuat kualitas layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia.






