Tapanuli Tengah — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan darurat pascabanjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan seluruh alat berat, tenaga teknis, dan dukungan layanan dasar telah digerakkan untuk memulihkan akses masyarakat.
Akibat Siklon Tropis Senyar yang memicu hujan ekstrem, sejumlah sungai meluap dan ruas jalan nasional mengalami kerusakan berat. Dirjen SDA Dwi Purwantoro menjelaskan bahwa sedimentasi di Sungai Aek Doras telah memperdangkal aliran hingga tersisa 0,5 meter, sehingga normalisasi menjadi prioritas.
Dari 171 titik longsor, Ditjen Bina Marga melaporkan 163 titik telah tertangani. Kementerian PU juga menyiapkan jalur detour dan jembatan bailey untuk menjaga mobilitas warga. Di sektor permukiman, 13 hidran umum, 3 mobil tangki air, serta IPA sementara telah dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.






