Puluhan Massa Gabungan Ormas PP dan GMBI Brebes Gelar Unjuk Rasa di PT GEI, Soroti Dugaan TKA Ilegal

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id | 18 Desember 2025 – Puluhan massa yang tergabung dalam Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Brebes menggelar unjuk rasa dan audiensi di kawasan PT Golden Emperor Indonesia (GEI), Kamis (18/12/2025).

Aksi tersebut dipicu oleh dugaan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) tanpa izin resmi di perusahaan manufaktur sepatu bermerek Puma yang beroperasi di wilayah Brebes.

Kedatangan massa bertujuan menuntut transparansi manajemen perusahaan terkait legalitas tenaga kerja asing yang dipekerjakan. Dalam proses mediasi, pihak PT GEI yang diwakili Mr. Cai dan Mr. He menerima enam orang perwakilan dari gabungan PP dan GMBI untuk melakukan klarifikasi.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan guna menjaga situasi tetap kondusif. Sejumlah awak media turut memantau jalannya audiensi sebagai bentuk kontrol dan keterbukaan informasi publik.

Salah satu koordinator aksi menyampaikan bahwa pihaknya mendukung iklim investasi, namun menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

“Kami mendukung investasi, tetapi tidak boleh ada aturan hukum yang dilanggar. Kami hanya meminta kejelasan dan transparansi,” ujarnya.

Pihak ormas juga mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes sebelum menggelar aksi, agar tuntutan yang disampaikan sesuai dengan data dan ketentuan hukum.

Dalam orasinya, pimpinan aksi menegaskan bahwa tujuan utama unjuk rasa adalah memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi keimigrasian dan ketenagakerjaan.

“Jika tenaga kerja asing tersebut legal, silakan tunjukkan dokumen resminya. Namun jika terbukti melanggar, hukum harus ditegakkan,” tegasnya.

Meski sempat terjadi peningkatan tensi seiring bertambahnya massa, pimpinan barisan terus mengimbau peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan tidak merusak fasilitas perusahaan.

Aksi unjuk rasa berakhir dengan tertib. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Golden Emperor Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait hasil audiensi maupun tanggapan atas dugaan penggunaan TKA ilegal tersebut. Publik kini menantikan tindak lanjut dari instansi berwenang terkait pemeriksaan dokumen keimigrasian dan izin kerja tenaga asing di perusahaan tersebut.

Penulis: Rusmono

Berita Terkait

Momentum Hardiknas Bunda PAUD Peringati Untuk Wujudkan Pendidikan Berkwalitas
Diduga Korsleting Listrik, Gudang Toko Rani Puri Magetan Terbakar
Absensi Pengguna Aplikasi Fiktif ASN Pemkab Brebes Tembus 3000 Orang, Bupati i: Itu Korupsi
Pecahkan Rekor MURI di Hardiknas Deklarasikan Tertib Lalu Lintas Dihadiri 59.410 Pelajar Brebes
Santunan BPJS Ketenagakerjaan Tembus Ratusan Juta di Banjarnegara, Momentum May Day 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja
Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Saat Hendak Berobat di RS Hermina Madiun, Polisi Selidiki Kasusnya
Luncurkan Gerakan Gropyokan, Pemkot Tegal Tekan Timbunan Sampah Menuju Zero Waste 2029
Tekan Angka Stunting, PT Indomarco Prismatama Salurkan 250 Paket Nutrisi untuk Anak Brebes
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:40 WIB

Momentum Hardiknas Bunda PAUD Peringati Untuk Wujudkan Pendidikan Berkwalitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:57 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Gudang Toko Rani Puri Magetan Terbakar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:21 WIB

Absensi Pengguna Aplikasi Fiktif ASN Pemkab Brebes Tembus 3000 Orang, Bupati i: Itu Korupsi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:38 WIB

Pecahkan Rekor MURI di Hardiknas Deklarasikan Tertib Lalu Lintas Dihadiri 59.410 Pelajar Brebes

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:51 WIB

Santunan BPJS Ketenagakerjaan Tembus Ratusan Juta di Banjarnegara, Momentum May Day 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru