Brebes, Beritafakta.id – Kader potensial Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Brebes, Asrofi, resmi mengundurkan diri dari keanggotaan partai. Keputusan tersebut diambil menyusul kekecewaannya terhadap proses penetapan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Brebes periode 2025–2030.
Asrofi mendatangi Kantor DPC PDIP Brebes di Jalan Taman Siswa, Kelurahan Brebes, Kamis (8/1/2026), untuk menyerahkan surat pengunduran diri. Namun, setibanya di lokasi, kantor DPC dalam kondisi tertutup dan terkunci.
“Saya Asrofi, kader PDIP, hari ini mendatangi Kantor DPC PDIP Kabupaten Brebes untuk menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai anggota sekaligus kader PDIP,” ujar Asrofi kepada awak media.
Ia mengaku pengunduran diri tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Brebes yang digelar pada 28 Desember 2025. Menurutnya, proses penetapan ketua DPC dinilai tidak sesuai dengan mekanisme dan aspirasi struktur partai di tingkat bawah.
Asrofi menyinggung sosok Indra Kusuma yang telah memimpin DPC PDIP Brebes selama sekitar 25 tahun. Meski memiliki kelebihan dan kekurangan, kata dia, nama Indra Kusuma kembali diusulkan oleh mayoritas PAC dan ranting untuk periode 2025–2030, namun justru tidak terpilih.
“Biasanya usulan ketua DPC berasal dari PAC dan ranting. Faktanya, nama yang akhirnya ditetapkan justru tidak pernah diusulkan oleh struktur di bawah. Ini yang kami nilai sebagai proses yang tidak lazim,” paparnya.
Asrofi menyatakan pengunduran dirinya berlaku efektif sejak 7 Januari 2026. Ia menambahkan, surat pengunduran diri versi digital telah dikirimkan kepada Ketua DPC PDIP Brebes, Cahrudin. Sementara untuk surat fisik akan dikirimkan melalui jalur lain karena kantor DPC saat ini tidak beroperasi.
Tak hanya Asrofi, langkah serupa juga diambil Jamaludin, Bendahara PAC PDIP Kecamatan Brebes. Jamaludin mengundurkan diri dari jabatannya pada 7 Januari 2026 dengan alasan yang sama.
“Sebanyak 15 PAC mendukung Pak Indra Kusuma, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan aspirasi PAC dan ranting. Ini yang membuat kami kecewa,” tegas Jamaludin.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari jajaran DPC PDIP Brebes terkait pengunduran diri kader dan pengurus PAC tersebut.
(Rusmono)






