Brebes, 15 Januari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma memimpin ziarah dan doa bersama ke makam serta petilasan para mantan bupati dan tokoh penting Kabupaten Brebes, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pendahulu yang berperan dalam sejarah dan pembangunan Brebes.
Ziarah diikuti Bupati beserta suami, jajaran Forkopimda, Ketua Umum Hari Jadi Brebes, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Kemenag Brebes, serta peserta ziarah lainnya.
Rangkaian ziarah dimulai di petilasan Mbah Joko Poleng Komplek Pendopo Bupati Brebes dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin KH. Saefudin. Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pesarean Makam Pangeran Angka Wijaya di Losari, Makam Mbah Ruby Klampok di Wanasari, serta makam para Bupati Brebes terdahulu seperti Arya Singasari Pranata Yuda II dan III.
Perjalanan dilanjutkan ke makam mantan Bupati HM. Tadjudin Noor Ali di Desa Kertabesuki, kemudian ke Makam Syekh Junaedi Al Baghdadi di Desa Randusanga Wetan, serta makam KH. Syahtori di Desa Talang, Kabupaten Tegal, yang merupakan Bupati era revolusi (1946–1947) dan tokoh Masyumi. KH. Syahtori dibunuh tentara NICA karena menolak bekerja sama dengan pemerintahan Recomba.
Rombongan juga mengunjungi Makam Bupati Pusponegoro di Kalisoka, Dukuhwaru, serta Makam Singosari Pranata Yuda I di Desa Surokidul, Pagerbarang, Kabupaten Tegal, yang diangkat menjadi Bupati Brebes pada 1 Juli 1809 oleh Gubernur Thomas Stamford Raffles. Di setiap lokasi, dilakukan tahlil, doa bersama, dan tabur bunga untuk mengenang jasa para leluhur dan tokoh pendahulu.
Bupati Hj. Paramitha Widya Kusuma menekankan pentingnya menghormati sejarah dan mengenang jasa para pendahulu sebagai inspirasi bagi pembangunan Brebes ke depan.
Redaksi: Rusmono






