Banjarnegara, Berita Fakta.id – Akses transportasi masyarakat Desa Dawuhan, Kecamatan Wanayasa, akhirnya kembali normal setelah Jembatan Panaraban yang sempat ambruk resmi selesai direhabilitasi. Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, Selasa (20/1/2025), di kawasan objek wisata desa setempat.
Bupati Amalia menyampaikan bahwa keberadaan jembatan ini sangat vital bagi aktivitas warga. Selain menjadi jalur utama mobilitas harian, jembatan juga berperan penting sebagai akses pendidikan, ekonomi, serta jalur menuju kawasan wisata Dieng.
“Dengan direhabilitasinya jembatan ini, mobilitas masyarakat tentu akan semakin mudah. Ini merupakan jalur utama yang sangat strategis bagi warga,” ujar Amalia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan agar masyarakat ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, kepedulian bersama sangat diperlukan agar jembatan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Kami melihat ada beberapa titik di bawah jembatan yang tergerus air. Pemerintah akan segera melakukan pemasangan bronjong sebagai langkah mitigasi. Namun peran masyarakat untuk ikut menjaga juga sangat penting,” terangnya.
Amalia menambahkan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memprioritaskan pembangunan dan perbaikan jembatan. Banyaknya infrastruktur yang mengalami kerusakan, sementara anggaran terbatas, membuat pemkab harus menentukan skala prioritas.
“Kalau jalannya bagus tapi tidak ada jembatan, akses tetap terputus. Karena itu tahun 2025 kami fokus optimalisasi jembatan, dan pada 2026 baru akan lebih banyak menyasar perbaikan jalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala DPUPR Banjarnegara, Yusuf Winarsono, menjelaskan bahwa Jembatan Panaraban merupakan satu dari tujuh jembatan yang berhasil diselesaikan pada tahun anggaran 2025. Jembatan pada ruas Karangkobar–Batur ini direhabilitasi sepanjang 24 meter dengan lebar 6 meter.
“Pengerjaan dilakukan selama empat bulan dengan anggaran sebesar Rp4.719.971.970. Alhamdulillah seluruh proyek rehabilitasi jembatan tahun 2025 dapat tuntas sesuai target,” jelas Yusuf.
Peresmian berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Bupati, Sekda, camat, kepala OPD, serta warga setempat menggelar acara potong tumpeng di objek wisata Dawuhan sebagai simbol kembalinya fungsi jembatan bagi kehidupan masyarakat.(Bas)






