Warga Perkotaan Sambat, Kabel Internet di Brebes Semrawut dan Membahayakan

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Warga di kawasan perkotaan Brebes, mengeluhkan keberadaan kabel internet yang terkesan semrawut. Di banyak lokasi, kabel ini menjuntai rendah, saling bersilangan sehingga membahayakan dan merusak estetika kota.

Keberadaan kabel fiber optik hampir bisa ditemui di semua jalan umum, kawasan pemukiman, kantor dan sekolah. Namun sayangnya, keberadaan kabel internet ini tidak tertata rapi.

Banyak ditemui kabel menggantung rendah hanya beberapa cm di atas kepala. Ada pula yang terpasang sangat semrawut, bersilangan dan melintang rendah di atas jalan umum. Penataan kabel yang tidak tertata dalam jumlah banyak membuat wajah kota semakin semrawut.

Di Jalan Proklamasi misalnya, kabel optik ini menggantung rendah di pinggir jalan. Menghindari orang tersangkut kabel, warga menandainya dengan memasang plastik. Tujuannya agar mereka mengetahui adanya kabel sehingga tidak tersangkut.

“Ini cuma beberapa cm di atas kepala, bisa tersangkut kalau lengah. Sengaja dipasangi tanda dengan plastik agar mereka tidak tersangkut kalau melewati,” ujar Jamal (53) seorang warga ditemui Selasa (19/1/2026).

Hal serupa diutarakan Agus (43), pengendara sepeda motor. Warga ini mengaku harus menunduk saat melintas di sejumlah ruas jalan karena kabel menggantung terlalu rendah.

“Banyak banget yang melintang rendah di jalan jalan. Setiap melintas kita khawatir aja, jadi menunduk,” kata Agus.

Selain bahaya, penataan kabel yang tidak tertata juga bikin suasana kota tidak enak dipandang. Warga ini mendesak agar Pemkab Brebes segera menata kabel kabel tersebut.

“Kalau lewat jalan utama, kabelnya seperti benang kusut. Brebes jadi kelihatan tidak tertib. Kalau dibiarkan, nanti tambah banyak kabel baru, makin ruwet,” ujarnya menambahkan.

Terkait persoalan kabel optik ini, Warsito Eko Putro, Kepala Dinas Komunimasi Informasi dan Statistik (Dinkominfltik) Brebes menyatakan, segera akan melakukan koordinasi untuk penataan kabel tersebut. Bahkan pihaknya berencana menertibkan kabel-kabel tersebut dan memindahkannya ke jalur bawah tanah.

“Kami segera koordinasi untuk penataan. Ini bagian dari upaya menjaga keselamatan warga sekaligus memperindah wajah kota. Kami akan berkoordinasi dengan seluruh penyedia layanan internet,” tegasnya.

Selain penataan fisik, Pemkab Brebes juga akan melakukan pendataan dan audit jaringan kabel. Audit tersebut bertujuan mengidentifikasi kabel ilegal, kabel tidak berizin, serta jaringan yang sudah tidak aktif namun masih terpasang di ruang publik.

“Kabel-kabel yang tidak memiliki izin atau melanggar ketentuan akan ditertibkan, bahkan diputus,” ucapnya.

Disinggung soal pemindahan kabel ke bawah tanah, Warsito Eko Putro mengakui pemindahan membutuhkan waktu dan anggaran besar. Karena itu, penataan akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas ruas jalan utama dan kawasan ramai.

Red: Rusmono

Berita Terkait

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Baru Bebas Tahun Lalu, Residivis Narkoba di Bumiayu Kembali Diciduk Satresnarkoba Polres Brebes
HUT Depok ke-27 Cuma Seremoni, Warga Sawangan Tagih Jalan Rusak dan Janji yang Mangkrak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kamis, 30 April 2026 - 09:12 WIB

Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Rabu, 29 April 2026 - 21:30 WIB

Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik

Berita Terbaru