Banjarnegara – Pemerintah Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kali Jati sebagai upaya memperkuat pengembangan sektor pariwisata desa. Pengukuhan dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026) di kawasan Wisata Botanical Garden Purwasaba dan diresmikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Tursiman.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banjarnegara, unsur Forkopimcam Mandiraja, Pemerintah Desa Purwasaba, BPD, pengurus BUMDes, serta warga sekitar.
Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf, menyatakan bahwa terbentuknya Pokdarwis Kali Jati diharapkan menjadi penggerak utama dalam mengelola dan mempromosikan potensi wisata desa secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dalam hal pembinaan dan pendampingan.
“Desa wisata membutuhkan dukungan yang konsisten, baik dari sisi program, pelatihan, maupun pendampingan agar pengelolaannya bisa berjalan optimal,” ujar Hoho.
Selain itu, Hoho juga menyoroti perlunya kemudahan regulasi dalam pengembangan kegiatan wisata di tingkat desa. Menurutnya, perizinan yang sederhana akan memudahkan desa untuk berinovasi tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Desa Purwasaba memiliki potensi wisata alam dan edukasi yang cukup menjanjikan, terutama di kawasan Botanical Garden. Di lokasi tersebut tersedia kolam renang berbasis sumber mata air alami serta kebun buah yang tengah dikembangkan sebagai sarana wisata petik buah.
“Kami memiliki sumber mata air yang tidak pernah kering. Ini menjadi keunggulan utama. Selain itu, kebun buah seperti kelengkeng kristal juga mulai dikembangkan sebagai daya tarik edukasi,” katanya.
Konsep wisata edukasi juga sudah berjalan, dengan kunjungan rutin dari sekolah-sekolah untuk kegiatan belajar di luar kelas, termasuk edukasi peternakan ayam petelur. Saat ini, luas kawasan kebun buah yang dikelola mencapai sekitar satu hektare.
Hoho berharap, kehadiran Pokdarwis Kali Jati mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya anak muda desa, melalui pengembangan sektor kuliner, kafe, produk UMKM, hingga cendera mata khas Purwasaba.
Sementara itu, Pj Sekda Banjarnegara, Tursiman, menegaskan bahwa Pokdarwis memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan pariwisata desa berbasis potensi lokal.
“Pokdarwis harus menjadi motor penggerak yang mampu mengangkat kearifan lokal desa. Jika dikelola dengan baik, pariwisata akan memberi dampak ekonomi yang luas,” ujarnya.
Menurut Tursiman, pengembangan desa wisata tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya UMKM serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
“Desa Purwasaba sudah berada di jalur yang tepat. Pariwisata bisa menjadi sektor unggulan yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.(bas)






