BREBES – Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma resmi melantik jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes pada awal Februari 2026. Salah satu pejabat yang dilantik adalah Fajar Adi Widiarso, yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Brebes.
Penunjukan Fajar Adi Widiarso dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor kebudayaan dan pariwisata. Sosok pimpinan muda ini diharapkan mampu menghadirkan terobosan dan inovasi guna mendorong peningkatan daya saing pariwisata Brebes.
“Saya berkomitmen penuh mendukung dan menyukseskan seluruh program Bupati dan Wakil Bupati, termasuk Program BESTIE, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata dan kebudayaan,” ujar Fajar, Jumat (5/2/2026).
Dalam waktu dekat, Fajar menegaskan akan memprioritaskan digitalisasi kebudayaan dan pariwisata sebagai strategi utama. Langkah tersebut mencakup pendataan aset budaya secara daring, pengembangan kalender event digital, serta promosi destinasi wisata melalui platform media sosial dan kanal resmi pemerintah daerah.
“Digitalisasi menjadi kunci untuk memperluas jangkauan promosi hingga ke tingkat nasional dan internasional, sekaligus membangun basis data pariwisata yang lebih akurat dan terintegrasi,” jelasnya.
Selain itu, Fajar juga menyiapkan pengembangan sport tourism sebagai magnet baru pariwisata Brebes. Sejumlah agenda dirancang, antara lain event trail run di kawasan Kaligua, Waduk Penjalin, dan Waduk Malahayu.
Penguatan desa wisata, revitalisasi event budaya, serta kolaborasi dengan pelaku UMKM dan komunitas olahraga turut menjadi bagian dari strategi Disbudpar Brebes di bawah kepemimpinannya.
Sementara itu, Bupati Paramitha dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan orientasi pelayanan publik.
“Sekarang masyarakat dapat menilai kinerja kita secara langsung melalui media sosial. Saya minta para pejabat bekerja nyata, responsif, dan tidak mempersulit urusan masyarakat,” tegas Paramitha.
Dengan kepemimpinan baru, sektor pariwisata Brebes diharapkan mampu bertransformasi menjadi lebih modern, adaptif terhadap teknologi, serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.
(Red: Jateng)






