Banjarnrgara, Beritafakta.id- Kekosongan Perangkat Desa untuk formasi kepala Dusun (Kadus)di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, telah di laksanakan dengan berbagai tahapan, mulai pendaftaran hingga test tiga kemampuan seperti Pemulasaraan Jenazah yang sebagai salah satu materi yang pelaksanaannya di KUA Mandiraja, selebihnya uji kemampuan penjaring an melalui Computer Assisted Test (CAT) yang berlangsung di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banjarnegara.
Ketua Panitiya Penyelenggara Penjaringan Perangkat Desa Purasaba 2026 untuk Formasi pengisian Kepala Dusun (Kadus) , Lukman,Mpd menyampaikan bahwa pendaftaran semuanya laki-laki dalam hal teknisnya peserta sudah melalui tahapan sampai test CAT di BKD Banjarnegara.
“Untuk pesertanya jumlahnya ada 13 jumlahnya, dan itu semua Laki-laki, kemudian Formasinya ada 3,Formasi Kadus dua,Formasi Kadus empat dan Formasi Kadus lima, Kadus dua itu pelamar nya empat,Kadus empat itu Empat orang, Kadus lima itu Lima orang,semuanya lokal semua”, ungkapnya, Kamis(13/2/2026) di Gedung BKD Banjarnegara.
Lebih lanjut, Ketua Panlak mengatakan ujian Perangkat Desa tersebut, menggunakan tiga teknis pelaksanaan.
“Hari ini di BKD ada test Tulis dan test tambahan test tulisnya kita menggunakan CAT Komputer Kemudian Test Tambahannya kita menggunakan Praktek komputer dan Pemulasaraan Jenazah,” Katanya.
Lukman, juga mengatakan ujian penjaringan perangkat Desa Purwasaba mengacu kepada ketentuan regulasi yang berlaku di Banjarnegara, dan terkait dengan Anggaran di biayai dengan Dana Desa.
“Karena kita mengacu kepada peraturan bupati ( Perbup) no 38 tahun 2018 di situ tertulis ujian tambahan atau Pemulasaraan Jenazah, itu di perbolehkan secara aturan,dan untuk anggaran berkisaran 48 jutaan “jelasnya.
Teknis selanjutnya, lukman menambahkan serangkaian pelaksanaan test ini, hasil pengumuman di Aula Balai Desa Purwasaba.
“Nanti langsung Pengumuman di Balai Desa setelah ujian selesai, langsung di umumkan perengkingan, makanya seluruh peserta berangkat bersama dan bersama pulang, kita carterkan mobil, “imbuhnya.
Serangkaian pelaksanaan ujian praktek maupun tertulis, lukman ia menyampaikan untuk menjaga netralitas, dengan ujian di laksanakan di dua tempat yang berbeda.
“Karena kita melihat, karena tendensi kita netral kemudian tentang profesional,kenapa kita di BKD untuk Ujian praktek Pemulasaraan jenazah kita bekerja sama dengan KUA Mandiraja, karena yang sudah profesional dalam penanganan jenazah, ” Ujarnya.
Durasi waktu yang di jadwalkan dari dua tahap dari tempat yang berbeda, dari keterangan lukman, sesuai dengan jadwal yang di tentukan
” Ini sudah mulai tahap kedua, tadi pagi mulai jam 8 pagi sampai jam 11,itu test Pemulasaraan jenazah, tadi jam setengah satu, tadi sudah mulai tahapan test CAT, “Katanya.
Lukman dan anggota Panlak Penjaringan Perangkat Desa, menyampaikan persiapan persiapan sudah di persiapkan jauh jauh hari dan terkoordinasi.
“Dari panitia sudah mempersiapkan matang matang dan insyalloh bisa berjalan lancar dan tidak ada halangan apapun,karena kita ada pendampingan dari kecamatan selaku penanggung jawab,kemudian pak kades selaku penangggung jawab dan kita bisa bekerja sama termasuk dari kepolisian ataupun dari TNI, ” Pungkasnya.(Bas).
Fhoto:Proses Pelaksanaan Test Ujian Penjaringan Perangkat Desa Purwasaba di BKD Banjarnegara. (Dok.Bas/Berita FaktaFakta.id)
Penulis : Baskoro
Editor : Azizah Estetika






